Saturday, 20 October 2012
Kasus Pembajakan Email Grup Bakrie Dilimpahkan ke Polda
"Sudah dilimpahkan ke Subdit Cyber Crime Direktorat Reskrimsus tertanggal 12 Oktober 2012," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Diketahui, 11 Oktober 2012 lalu berdasarkan laporan resmi bernomor LP/803/X/2012/Bareskrim, Fuad melaporkan adanya pembajakan akun email miliknya, fuadh72@yahoo. Pembajakan itu terjadi sekitar akhir Agustus 2012 lalu.
Ini bermula ketika sekitar tanggal 28 Agustus 2012, ketika pelapor akan mengakses akun email miliknya fuadh72@yahoo.com melalui laptop, Fuad tidak dapat mengaksesnya karena passwordnya salah. Kemudian Fuad menggunakan security questuon dan berhasil masuk ke akun emailnya.
Ia lalu membuka kotak masuk dan terdapat notifikasi bahwa akun email miliknya telah berganti kata kunci. Saat itu, ketika masuk ke akun email pelapor melihat ada akun email lain yang bukan miliknya.
Email miliknya itu mengandung dokumen penting mengenai data perusahaan PT Bumi Resources.
Khawatir terjadi penyalahguanaan akun email miliknya dan juga isi dari emailnya, maka Fuad melaporkan Pasal 362 KUHP dan atau 406 KUHP dan atau 30 ayat (3) jo pasal 46 ayat (3) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE mengenai pencurian atau pengsusakan dan atau dengan sengaja melawan hukum mengakses komputer dan atau sistem selektronik orang lain dengan cara apa pun dengan tujuan untuk memperoleh informasi elektronik dan atau dokumen elektronik dengan melanggar, menerobos, melampaui atau menjebol sistem pengamanan.
Produk Cina Serbu RI Tak Buat Mendag Gentar
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku tidak mengkhawatirkan masalah ini menjadi bumerang. Indonesia adalah pangsa pasar terbesar dengan pertumbuhan kosumsi domestik terbesar.
"Saya tidak terlalu khawatir jadi bumerang selagi ada upaya yang bisa dilakukan oleh Indonesia untuk menahan laju impor yang membahayakan konsumen," kata Gita di Jakarta Theater Building, Sabtu (20/10/2012).
Berdasarkan data yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS), impor pada Mei 2012 mencapai US$ 17,2 miliar. Nilai impor ini bahkan lebih tinggi dibandingkan nilai ekspor pada Mei 2012. Ekspor Mei 2012 justru turun menjadi US$ 16,72 miliar.
Gita menjelaskan, karena krisis ekonomi berkepanjangan yang terjadi di Amerika dan Eropa membuat barang-barang China sulit masuk kesana. "Mereka (Eropa dan Amerika) banyak yang menutup, sehingga mau tidak mau China melempar produknya keluar, salah satunya ke Indonesia," tuturnya.
Negara pemasok barang impor non minyak dan gas bumi terbesar selama Januari- Mei 2012 masih ditempati China dengan nilai US$ 11,89 miliar, dengan pangsa 19,29%. Berikutnya adalah Jepang US$ 9,66 miliar (15,67%) dan Thailand US$ 4,73 miliar.
"Yang dilakukan pemerintah adalah pengendalian terhadap impor bahan baku yang sudah bisa dibuat di dalam negeri. Selain itu kita punya kebijakan safe guards dan anti dumping," ujar Gita.
Produksi Batu Bara Ditahan Karena Lebih Banyak Merusak Lingkungan
Seperti dikatakan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudi Rubiandini, pemerintah saat ini sedang 'menahan' laju produksi batubara dengan mensyaratkan perusahaan tersebut harus CNC dan memiliki sertifikat Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi (OP).
"Harus CNC dan memiliki IUP OP, karena dengan terpenuhinya dua syarat tersebut bisa dipastikan perusahaan tersebut bayar pajak, bayar royalti dan menjaga lingkungan serta wilayah kerjanya tidak tumpang tindih," ujar Rudi di Jakarta, Sabtu (20/10/2012).
Terbukti kata Rudi, dari 10.000 Izin Usaha Pertambangan yang diterbitkan pemerintah daerah per 2 Oktober, ternyata ada sekitar 5.806 IUP yang tidak CNC.
"Hampir 50% lebih tidak CNC. Artinya menjadi pertanyaan mereka bayar pajak tidak? Bayar royalti tidak? Jaga lingkungan apa tidak? Pastinya tidak karena mereka belum CNC," ujar Rudi.
Apalagi efek eksplorasi dan eksploitas batubara banyak merusaknya dari pada yang dihasilkan, jauh berbeda dengan sektor Migas, sedikit merusak namun hasilnya jauh lebih banyak.
"Eksplorasi daneksploitasi Migas paling besar hanya 2 ha, masukin pipa sedot Migas, tapi hasilnya seperti tahun ini mencapai Rp 278 triliun, sementara di sektor Pertambangan yang eksplorasinya berratus-ratus hektar dan merusak, menggali, menebang pohon namun yang dihasilkan hanya Rp 110 triliun saja," tandasnya.
Thursday, 11 October 2012
Ikutan Tender Migas, Bos Adhi Karya: Semua Kita Bisa
Kesiapan ini sejalan dengan pertemuan beberapa perusahaan plat merah, termasuk ADHI, dipimpin Menteri BUMN Dahlan Iskan dengan pimpinan BP Migas membahas proyek migas yang bisa dikerjakan oleh BUMN.
"Siap dong," papar Dirut Adhi Karya Kiswodarmawan di Yogyakarta, Kamis (11/10/2012).
Menurutnya, Adhi Karya telah berpengalaman menggarap proyek migas di dalam negeri. "Kita sudah ada refinery. Semua kita bisa," tambahnya.
Dalam mengikuti proyek migas, perseroan mengaku siap. Adhi Karya memiliki opsi pinjaman melalui sindikasi perbankan. "Sudah punya sindikasi," pungkasnya.
Sebelumnya Menteri BUMN mengajak 7 BUMN termasuk Adhi Karya bertemu dengan petinggi BP Migas. Pertemuan itu dilakukan karena selama ini proyek migas yang dikelola BP Migas senilai Rp 200 triliun kebanyakan dikerjakan oleh pihak asing dan menggunakan produk impor.
Garuda: Penerbangan Internasional Tetap Bayar Airport Tax
Garuda yang menjadi maskapai pertama di Indonesia yang menggabungkan sistem tiket dan airport tax ini menyatakan masih ada kendala untuk penggabungan tiket dengan airport tax rute internasional.
Vice President Corporate Communications Garuda, Pujobroto menjelaskan untuk penerbangan internasional, penggabungan tiket masih menunggu aturan resmi dari International Air Transport Association (IATA).
"Sehubungan dengan penerapan airport tax ke dalam tiket, sejauh ini Garuda sudah melaksanakannya. Namun penggabungan tiket ini tidak berlaku untuk penerbangan internasional, hanya domestik saja," kata Pujo, Kamis (11/10/2012).
Pujo menjelaskan lebih jauh, penerbangan rute internasional memang tunduk pada IATA dimana diperlukan kelengkapan dan standar secara global untuk pengintegrasian tiket dan airport tax. Mudahnya, harus menunggu kesiapan dari seluruh maskapai yang 'mangkal' di Indonesia untuk ikut melakukan integrasi tiket ini.
"Internasional itu kan semua airline jadi memang sedang disiapkan mekanisme IATA-nya. Jadi tidak bisa Garuda saja, tetapi harus diikuti oleh maskapai penerbangan lainnya," terang Pujo.
"Diperlukan 2-3 bulan lagi untuk menerapkan pengintegrasian tiket dan airport tax untuk rute internasional," imbuh Pujo.
Lebih jauh Pujo menambahkan, untuk pelaksanaan PSC on Ticket pada penumpang Garuda sendiri, sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar. Bahkan belum ditemukan adanya masalah atau komplain dari pengguna jasa penerbangan di bandara-bandara baik yang dikelola oleh AP II maupun AP I.
"Kami telah melakukan pemantauan di bandara-bandara. Sejauh ini, pelaksanaan ketentuan PSC on Ticket berjalan baik dan lancar. Seluruh penumpang domestik penerbangan Garuda yang sudah membayar PSC bersamaan dengan pembayaran ongkos perjalanan (air fare) dalam ticketnya tidak perlu lagi antre untuk membayar PSC di Bandara," katanya.
Namun, Diingatkan Pujo, bagi penumpang Garuda yang membeli tiket sebelum 4 Oktober 2012, penarikan biaya PSC tetap dilakukan secara manual melalui konter check-in Garuda.
Pada kesempatan yang sama Pujo menjelaskan terkait beredarnya pesan singkat (SMS) maupun Blackberry Broadcast Message (BBM) yang menginformasikan bahwa airport tax tetap ditarik meskipun telah memiliki PSC on Ticket. Menurut Pujo, sebagai penumpang Garuda ketika membeli tiket baru diatas 4 Oktober 2012 akan diingatkan untuk tidak perlu lagi membayar airport tax.
"Karena memang sudah dibayar di dalam tiket. Maka tidak usah lagi membayar. Jika memang diminta oleh petugas bandara bisa menghubungi pihak Garuda di bandara," tegas Pujo.
Grup Bakrie Meradang, Email dan Teleponnya Dibajak
Christopher Fong, Senior Vice President Bakrie Group, menjelaskan, pihaknya telah memperoleh fakta tentang adanya tindakan curang dan secara nyata melawan hukum oleh pihak-pihak tertentu. Atas temuannya ini, Bakrie mengaku terkejut.
Tujuan pencurian data dan informasi ini, menurut Fong, digunakan untuk memenangkan kompetisi secara tidak jujur dan ilegal. Sayangnya Fong tidak menjelaskan kompetisi apa yang dimaksud tersebut.
"Kami memperoleh fakta adanya perbuatan curang yang dilakukan secara melawan hukum oleh pihak-pihak tertentu dengan cara melakukan hacking terhadap email manajemen dalam lingkungan Grup Bakrie untuk mencuri data termasuk melakukan penyadapan telepon," ucap Chris dalam keterangan tertulis, Kamis (11/10/2012).
Tindakan pelaporan ke Kepolisian ini diharapkan dapat ditindaklanjuti. "Dengan mengusut tuntas perbuatan melawan hukum tersebut, menemukan pelakunya dan menghukum pelakunya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Grup Bakrie mengharapkan masyarakat bisa mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi," ucapnya.
Wow, 4 Tiang Utama Jembatan Selat Sunda Setinggi Menara Eiffel
Seperti diungkapkan Konsultan Jembatan Selat Sunda, Wiratman Wangsadinata, tingginya tiang-tiang utama JSS nanti akan mencapai 325 meter atau 1.063 kaki.
"Tingginya nanti JSS akan mencapai 325 meter, tingginya seperti tinggi Menara Eiffel di Paris," ungkap Wiratman dalam diskusi panes JSS di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (11/10/2012).
Menara Eiffel merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi Sungai Seine di Paris. Bahkan kata Wiratman, jika dibandingkan dengan Menara Monumen Nasional (Monas) di Jakarta tingginya hanya setengahnya saja.
"Apalagi dibandingkan dengan Monas, tinggi monas hanya setengahnya saja dari tinggi tiang Jembatan JSS nanti," ucapnya.
Bahkan jika JSS selesai kapal persiar tertinggi saat ini Oasis Of The Seas yang mencapai 70 meter lebih masih bisa lewat dengan mulus dibawah JSS.
"Tinggi dasar Jembatan JSS dari atas permukaan laut mencapai 80 meter, jadi masih bisa dilewati kapal pesiar terbesar di dunia yakni Oasis Of The Seas yang mencapai 70 meter lebih," tandas Wiratman.
BI Rate Masih Nangkring di 5,75%
"Fokus kebijakan tetap diarahkan untuk menjaga keseimbangan eksternal dengan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi domestik. Rapat Dewan Gubernur memandang bahwa berbagai kebijakan yang dilakukan sebelumnya telah mendorong penurunan defisit transaksi berjalan," ungkap Gubernur BI, Darmin Nasution dalam konferensi persnya, Kamis (11/10/2012).
Sementara itu, perekonomian domestik masih tumbuh cukup baik meskipun tidak setinggi prakiraan sebelumnya akibat berlanjutnya pelemahan perekonomian global. Ke depan, Darmin mengatakan BI akan terus mengevaluasi dampak dari kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan dan apabila diperlukan akan mengambil langkah-langkah kebijakan lanjutan sesuai dengan dinamika perekonomian.
"Bank Indonesia juga akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dalam mengelola permintaan domestik dan perbaikan neraca pembayaran agar tetap sejalan dengan upaya menjaga kestabilan ekonomi makro dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional," terangnya.
Kena Bajak, Grup Bakrie Telah Kantongi Nama Sang Hacker
"Beberapa nama yang kami curigai juga sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian," jelas Christopher Fong, Senior Vice President Bakrie Group, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/10/2012).
Menurutnya, tindakan ini jelas melawan hukum. Terlebih penyadapan diduga bertujuan untuk mencuri data perusahaan. Atas temuan ini, Bakrie mengaku sudah melapor ke pihak berwajib. Namun ia tidak menyebutkan instansi kepolisian mana yang dimaksud.
Ia menambahkan, selama 70 tahun melakukan kegiatan usaha, perusahaan telah berhububugan dengan ratusan rekanan. Namun aksi penyadapan, baru pertama kali dialami.
"Baru pertama hal ini terjadi, dengan meninggalkan jejak yang hampir kasat mata. Ini mengagetkan dan memalukan. Tapi kami menyerahkan sepenuhnya kepada yang berwenang," tuturnya.
"Yang lebih penting adalah supaya masyarakat dan perusahaan nasional berhati-hati, karena semakin bagus kondisi perekonomian Indonesia, semakin tinggi risiko hal-hal seperti ini terjadi," tegas Chris.
BI: Perekonomian Global Dibayangi Ketidakpastian
Demikian disampaikan Gubernur BI Darmin Nasution dalam konferensi persnya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
"Di sisi lain, perekonomian China dan India juga diprakirakan semakin menurun. Inflasi global secara umum juga relatif moderat, sejalan dengan harga komoditas dunia yang masih cenderung turun," tutur Darmin.
"Kondisi tersebut mendorong otoritas di berbagai negara untuk menempuh kebijakan yang lebih longgar untuk mendorong pemulihan ekonomi. Langkah ini telah menimbulkan sentimen positif di pasar keuangan global, termasuk arus modal asing ke negara-negara emerging," imbuh Mantan Dirjen Pajak ini.
Dewan Gubernur menilai perekonomian domestik masih tumbuh cukup baik walaupun tidak setinggi prakiraan semula. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2012 diprakirakan sebesar 6,3%, lebih rendah dari prakiraan sebelumnya akibat penurunan kinerja sektor eksternal.
Meskipun konsumsi dan investasi yang berorientasi permintaan domestik tetap tumbuh tinggi, penurunan ekspor telah berdampak pada penurunan produksi dan investasi yang berorientasi ekspor. Ke depan, pertumbuhan ekonomi masih akan ditopang oleh permintaan domestik yang cukup kuat dan potensi membaiknya ekspor meskipun masih dibayangi oleh ketidakpastian perekonomian global.
"Hal tersebut juga didukung oleh masih cukup kuatnya sumber pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan Jawa. Dengan perkembangan tersebut, ekonomi Indonesia untuk keseluruhan tahun 2012 dan 2013 masing-masing diprakirakan tumbuh pada kisaran 6,1%-6,5% dan 6,3%-6,7%," tegas Darmin.
Dari sisi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan III-2012 diprakirakan mengalami surplus, didukung oleh membaiknya transaksi berjalan dan lebih besarnya surplus pada transaksi modal dan finansial.
Defisit transaksi berjalan pada triwulan III-2012 diperkirakan lebih rendah dibandingkan triwulan II-2012. Hal itu terindikasi dari neraca perdagangan pada bulan Agustus 2012 yang tercatat mengalami surplus.
Di sisi lain, surplus transaksi modal dan finansial diprakirakan meningkat seiring dengan aliran masuk modal portofolio yang cukup besar dan aliran masuk investasi langsung (FDI) yang tetap tinggi.
"Dengan perkembangan tersebut, jumlah cadangan devisa pada akhir September 2012 meningkat dibandingkan posisi akhir bulan sebelumnya, yaitu mencapai US$ 110,2 miliar atau setara dengan 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah," tutup Darmin.
Pegadaian Berharap 'Disuntik' Rp 2 Triliun oleh Pemerintah
Dirut Pegadaian Suwhono berharap, Pegadaian bisa memperoleh kucuran dana segar dari pemerintah dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) pada 2013.
"PMN sekitar Rp 2 triliun yang kami butuhkan. Sesuai dengan perkembangan usaha Pegadaian. Bukan karena Pegadaian kekurangan modal, ini karena pegadaian lagi going," kata Suwhono di Yogyakarta, Kamis (11/10/2012).
Suwhono beralasan, suntikan dana Rp 2 triliun tersebut akan digunakan untuk mendukung aksi perseroan dan perluasan lini usaha.
"Tujuannya untuk pengembangan usaha Pegadaian," pungkasnya.
20% Karyawan Jasa Marga Berstatus Outsourcing
Namun, saat pemerintah mengeluarkan aturan ketengakerjaan outsourcing terbaru, Jasa Marga akan mengikuti."Kita akan mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Menteri Tenaga Kerja. Kita dikasih kesampatan satu tahun untuk masa transisi," papar Adit di Yogyakarta, Kamis (11/10/2012).
Jenis pekerjaan yang menggunakan jasa outsourcing di Jasa Marga diantaranya petugas keamanan atau satpam dan petugas pengumpul kartu tol (toll collector). Presentase pegawai non tetap di perusahaan pengelola jalan tol plat merah ini, lanjut Adit, relatif kecil.
"Kecil banget, paling 20%," tambahnya.
Saat dimintai tanggapannya terkait rencana penghilangan sistem kerja outsourcing pada tubuh Jasa Marga. Adit tampak ragu menjawabnya. "Kita lagi pelajari dulu," pungkasnya.
Seperti diketahui Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak pemerintah untuk segera memberantas habis mafia outsourcing. Outsourcing dipandang sebagai sistem perbudakan ketenagakerjaan di era moderen saat ini.
Sekjen KSPI, Muhammad Rusdi mencontohkan, sebuah perusahaan besar sekelas Jasa Marga pun bermain mata dengan perusahaan outsourcing. Permainan ini memberikan keuntungan yang tidak sedikit bagi mereka yang bermain, yaitu direksi dan perusahaan outsourcing.
"Seharusnya gaji yang diterima karyawan Jasa Marga itu Rp 2,8 juta per bulan, tetapi mereka hanya dapatkan Rp 1,6 juta per bulan. Jelas ada permainan mafia alias direksi dengan outsourcing Jasa Marga, berantas habis, mereka untung per bulan Rp 7 miliar," sebut Rusdi.
Apindo: Perusahaan Outsourching Harus Ditertibkan
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Sofjan Wanandi mendesak pemerintah agar menertibkan para perusahaan alih daya (outsourcing) yang nakal atau tidak memiliki izin yang benar.
Ide yang dilontarkan Sofyan bertujuan untuk kesejahteraan buruh dan juga dapat meminimalisir terjadinya demo yang belakangan ini marak terjadi.
"Supaya kita bekerja betul-betul untuk buruh yang lebih banyak, nanti mendapatkan kesempatannya, dan mendapatkan hasil dan dia tidak ditekan-tekan gajinya. Dia meneriima apa yang seharusnya," katanya.
Selain itu, Sofjan melanjutkan, penertiban dan penyelesaian masalah outsourcing diperlukan untuk menarik investasi dan membuka industri di Indonesia.
"Saya ketemu perusahaan dari AS yang mengatakan, tadinya mau investasi untuk outsouching dengan IT dan teknologinya, tapi dengan begini akhrinya nggak jadi lagi lah.
"Seperti kemarin, saya mendapatkan industri permobilan, bagaimana? Yang bikin jok itu semua usaha-usaha kecil. Dia bilang, kalau nggak boleh outsourcing ya kita bikin perusahaan gede bikin jok ini, ya matilah industri kecil ini," jelasnya.
"Jadi semua salah kaprah memaknai outsourcing ini," cetusnya.
Saturday, 6 October 2012
Orang Terkaya RI Labil, Bela Bakrie atau Rothschild
Kejatuhan saham Bumi Plc otomatis menjatuhkan nilai aset BORN menjadi US$ 140 juta dari sebelumnya US$ 1 miliar. Hal ini semakin dilematis karena investasi US$ 1 miliar BORN di Bumi Plc didapat dari hasil utangan dari Standard Chartered Bank. Kini nilai saham Bumi Plc hasil pembelian Samin Tan tersisa US 1,3 pound dari sebelumnya US 10,9 pound.
"Samin Tan tidak memperhitungkan kekuatan grup Bakrie. Kini ia makn terpojok dan bingung," kata sumber detikFinance yang ada di lingkaran Bakrie, Senin (1/10/2012).
Kabar terakhir, Samin Tan mencoba mendekat kembali ke partner lamanya tersebut. Samin Tan mencoba berkomunikasi dengan Nirwan Bakrie namun belum diketahui hasil pembicaraan antara executive tersebut.
Persetujuan audit investigasi di BUMI oleh Samin Tan, yang mulai tersiar awal pekan lalu, ternyata membuat grup Bakrie marah. Bahkan Ari Hudaya, Presiden Direktur BUMI menyatakan mundur dari jajaran direksi Bumi Plc, meski dalam keterangan resminya tidak menyebut alasan ini.
Kini kunci pertarungan ada di tangan Samin Tan. Jika ia memilih kembali setia bermitra kepada Bakrie, maka Nathanael Rothschild harus menghadapi kekuatan dua pengusaha tambang batu bara terbesar di Indonesia ini.
Pertarungan Rothschild dengan Bakrie memang bukan pertama kali terjadi. Perselisihan awal terjadi diantara keduanya di awal 2012. Ujungnya Bakrie memenangkan perterungan ronde awal dan Rothschild ditendang dari Co-Chairman Bumi Plc.
Ronde kedua pertarungan pun dimulai. Rothschild yang menguasai 12% saham Bumi Plc kini berniat mengusai aset batubara milik Bakrie dengan mengajak koalisi Samin Tan. Cara yang ditempuh Rothschild adalah menurunkan harga saham perusahaan dan menahan kucuran dana segar yang sudah disiapkan atau yang sering disebut hostile takeover.
Usai harga berada di level rendah, Rothschild akan membeli saham Bumi Plc di pasar sekunder dengan menggunakan nominee bayangan. Jadi, siapakah yang memenangi pertarungan ronde dua ini?
TNI: Semua Tahu Pencurian Minyak Tapi Semua Tutup Mata
Bahkan kejadian ledakan tempat penampungan minyak hasil curian yang menewaskan 5 orang, kemarin di Musi Banyuasin lokasinya dipinggir jalan. Pihak kepolisian megaku tidak ada laporan sama sekali.
"Pada umumnya semua orang disini sudah mengetahui adanya pencurian minyak, tapi semuanya pura-pura tutup mata," kata Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI, Nugroho Widyotomo kepada detikFinance seperti dikutip Jumat (5/10/2012).
Menurut Nugroho, untuk itu harus ada perbaikan pengamanan yang melibatkan semua pihak. "Jadi harus ada perbaikan pengamanan, tidak bisa hanya dari kepolisian dan TNI saja, Pertamina, Elnusa dan masyarakat juga," ucapnya.
Bahkan kata Nugroho, jika pemerintah meminta kepada pihaknya untuk ikut juga menindak dan mengamankan pipa-pipa minyak mentah tersebut, pihaknya siap.
"Ini memang di luar tugas pokok kami sebagai prajurit, tapi kalau diminta kami siap untuk mengamankan pipa-pipa minyak ini dari aksi pencurian," tegasnya.
Namun Nugroho tidak bisa memastikan apa ada aparat yang membekingi aksi-aksi pencurian minyak tersebut yang katanya sudah berlangsung lama.
"Kalau menduga ada aparat dibalik pencurian ini boleh saja, tapi pembuktiannya ada dari Kepolisian, saya tidak mengikutinya, polisi yang paling tahu ada atau tidaknya aparat yang bermain atau sudah ada yang ditindak atau belum," tandasnya.
Agus Marto Senang Anggaran Infrastruktur Tahun Depan Rp 200 Triliun
"Saya agak seneng karena sekarang ini anggaran infrastruktur 2013 kelihatannya bisa Rp 210 triliun, jadi di 2012 di sekitar Rp 169 triliun," kata Agus Marto ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (5/10/2012).
Jumlah tersebut, lanjut Agus Marto, dapat bertambah dengan adanya kontribusi dari pihak swasta dan BUMN. "Nanti ditambah BUMN swasta, akan bisa lebih baik," ujarnya.
Agus Marto menambahkan anggaran tersebut sudah disetujui pihak DPR-RI. "Sudah disetujui DPR, tentu sudah mesti disetujui di raker," tandasnya.
Air Minum Galon Langka, Harganya Melonjak Hingga Rp 16.000
Seorang konsumen air kemasan galon, Dudy mengeluhkan langkanya air kemasan galon di daerah tempat tinggalnya di Depok Beji. Ia mengaku harus menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk mendapatkan produk ini, dan itupun menurutnya belum tentu dapat.
"Saya cari sampai ke agen-agen kosong, ke mini market Alfa, Indomaret kosong juga. Sampai saya harus ke UI Depok pun nggak ada, semua bilang nggak ada mas, belum dikirim," ungkap Dudy kepada detikFinance, Jumat (5/10/12).
Pria yang sudah satu tahun lebih mengkonsumsi air kemasan galon ini mengatakan, hanya sesekali dia bisa mendapatkan air kemasan galon ini. Namun dengan harga yang lebih mahal.
"Susah, saya pikir ini pasti ada permainan, eh ternyata bener. Tadinya harganya Rp 12.500 kemarin dapet harganya sampai Rp 15-16 ribu," keluh Dudy.
Dengan kondisi seperti ini, Dudy terpaksa harus mengkonsumsi air kemasan galon isi ulang yang lebih murah. Namun menurutnya itupun karena faktor keterpaksaan.
"Asalnya nggak pernah, cuma baru-baru ini aja karena susah, walaupun takut itu bersih apa nggak. Mau nggak mau, daripada nggak minum," katanya.
Secara terpisah, seorang konsumen air kemasan galon Hatta pun mengeluhkan hal yang senada. Di tempat tinggalnya di Bekasi, kelangkaan air kemasan galin ini sudah dirasakan.
"Di Bekasi juga langka, saya pesan dari kemarin-kemarin, udah 1 minggu nggak ada yang kirim-kirim," katanya.
Sementara itu seorang pengusaha air minum kemasan galon isi ulang, Yanti, karena sampai sekarang omzet penjualannya tidak mengalami perubahan.
"Nggak ada perubahan walaupun air aqua galon lagi langka," ungkap Yanti saat ditemui detikFinance di tempat usahanya di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Perbanas: Kasus Antaboga Bukan Tanggung Jawab LPS
"Itu tanggungjawab individu pemilik lama yang melakukannya, itu yang harus dikejar," kata Sigit dalam penjelasannya seperti dikutip detikFinance, Jumat (5/10/2012).
Sigit mempertanyakan putusan Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu yang telah menerbitkan salinan putusan yang mengabulkan gugatan 27 nasabah Bank Mutiara cabang Surakarta yang meminta bank tersebut mengganti rugi sebesar Rp 35,44 miliar dalam kasus reksadana bodong PT Antaboga Delta Sekuritas.
Dijelaskan Sigit, keputusan MA itu harus dikaji kembali karena nasabah Antaboga itu telah ditipu oleh pemilik lama Bank Century yaitu Robert Tantular. Sehingga tidak tepat kalau kerugiannya dibayarkan oleh pemilik baru Bank Mutiara.
"Itukan salah pemilik Bank Century saat produk Antaboga itu dikeluarkan. Itu yang melakukan individu-individu, karena jelas dalam neraca bank itu tidak ada. Artinya mereka dari awal yang melakukan tindakan itu memang ada kesengajaan. Jadi kalau Bank Mutiara harus menanggung apalagi Bank Mutiara milik LPS berarti publik yang harus menanggung kerugian itu," katanya.
"Ini preseden yang buruk sekali menurut saya. Tidak bagus untuk perbankan Indonesia, sangat-sangat buruk. Azas keadilannya harus dilihat bukan saja bukti-bukti hukumnya saja, karena kesimpulannya kan menjadi tidak adil," katanya.
Lebih jauh Sigit mengatakan berdasarkan hukum perbankan tidak ada landasan bagi manajemen Bank Mutiara sekarang membayarkan dana ke nasabah Antaboga karena dana tersebut tidak tercatat dalam neraca Bank Mutiara ataupun Bank Century dahulu.
"Secara hukum dasarnya apa Mutiara harus bayar, kan tidak ada di bukunya. Kalaupun pengadilan mengatakan, apa dasar hukumnya untuk membayar, siapapun manajer Mutiara tidak bisa melakukan itu meskipun itu keputusan hukum," katanya.
Kejar Target Dana Kelolaan, Bahana Siap Terbitkan 4 Reksa Dana
"Produk, empat yang ada siap," kata Edward Lubis, Direktur Utama PT Bahana TCW Investment Management di JCC, Jakarta, Jumat (5/10/2012).
Jenis investasi yang siap dikeluarkan adalah reksa dana terproteksi, pendapatan tetap. Ketiga reksa dana ini ditargetkan mendapatkan dana kelolaan Rp 100 miliar, sementara khusus satu reksa dana mampu meraih AUM Rp 200 miliar.
"Dengan target masing-masing Rp 100 miliar dan satu lagi Rp 200 miliar mudah-mudahan bisa (target AUM)," tambahnya.
Posisi dana kelolaan perseroan hingga kini tercatat Rp 18,5 triliun. Menyisakan waktu tiga bulan, Bahana harus memenuhi target Rp 21 triliun.
"Target tahun ini Rp 21 triliun, dan tahun depan targetnya Rp 23 triliun," tuturnya.
Bahana memang selama ini fokus pada nasabah institusi. Dari total AUM tercatat, investor ritel hanya mengoleksi dana kelolaan Rp 6 triliun sisanya nasabah seperti dana pensiun atau institusi keuangan lainnya.
"Kita fokus institusi, porsinya 30:70. Ke depan kita ingin porsi ritel dan institusi seimbang," paparnya.
Meski total dana kelolaan investor ritel kecil, namun jumlah akunnya jauh lebih besar. "Akun kita total kurang dari 2.000, ritelnya sekitar 1.300," tegas Edward.
Bahana hingga kini mengelola sekitar 51 reksa dana yang terdiri dari reksa dana saham, terproteksi, campuran, pendapatan tetap, indeks, dan pasar uang.
Produksi Minyak Anjlok ke 842.974 BOPD, Ini Alasan BP Migas
Permasalahan utama turunnya produksi secara nasional tidak hanya berkurangnya hasil pada ladang minyak besar seperti Duri, Minas dan lainnya, tapi juga adanya perbaikan alat.
"Saat ini sedang ada beberapa pekerjaan dulu di lapangan yg ikut membuat produksi minyak dan gas berkurang. Antara lain, pekerjaan Turn Around (TAR) pada Train-1 Tangguh di Papua yang akan berlangsung sampai akhir bulan ini," kata Gde kepada detikFinance, Sabtu (6/10/2012).
Dikatakan Gde, pengerjaan di Train-1 Tangguh tersebut, membuat produksi gas turun sekitar 930 juta kaki kubik ber hari/mmscfd dan kondesat turun 5.000 barel.
"TAR di Train-1 Tangguh membuat produksi gas kita dari Tangguh turun sekitar 930 mmscfd dan kondensat 5000 barel. Minyak dan gas tersebut tidak hilang, tapi masih tersimpan di dalam perut bumi," ungkap Gde.
Terkait terus turunnya produksi minyak Indonesia tiap harinya, menurut Gde hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi. "Produksi harian akan selalu naik-turun? Nanti setelah TAR dan pekerjaan-pekerjaan di lapangan lain selesai maka produksi akan naik lagi," yakin Gde.
Salurkan BBM Subsidi, Shell Cs Bakal Untung Tipis
Seperti diungkapkan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Rudi Rubiandini, intinya keuntungan menyalurkan BBM subsidi itu untungnya tipis.
"Perusahaan yang berebut tender BBM subsidi seperti AKR (PT Aneka Kimia Raya Corporindo Tbk), SPN (PT Surya Parna Niaga) dan Shell tahu mendistribusikan BBM subsidi itu untungnya tipis, bahkan Pertamina aja yang jumlahnya lebih banyak, ngakunya rugi tuh salurkan BBM subsidi," kata Rudi kepada detikFinance, Sabtu (6/10/2012).
Menurut Rudi, untung tipis karena BBM subsidi merupakan jenis BBM tertentu, harga sudah ditetapkan, delta keuntungannya sudah ditentukan juga. Tidak bisa lebih sementara beban kewajibannya banyak.
"Mereka yang salurkan BBM subsidi harus menyalurkan BBM subsidi hingga kepelosok daerah, wajib bangun kilang walau tidak harus di Indonesia, wajib punya penampungan, bangun infrastruktur sendiri dan tidak boleh beli minyak mentah Indonesia," ungkap Rudi.
Jadi beda, bisnis jualan BBM subsidi ini sulit untung besar. Kalau mau untung besar kata Rudi bukan jual BBM subsidi tetapi jualan seperti jualan besi, paku atau lainnya.
"Untung besar itu kalau kita bisnis jualan matrial seperti jualan paku, kalau jual 1 Kg paku kan tidak tahu berapa biji paku tiap 1 Kg-nya, jadi bisa dimainkan keuntungannya, BBM subsidi tidak bisa harganya Rp 4.500 dari Sabang sampai Papua yang harganya harus tetap Rp 4.500 per liter," ucapnya.
Untuk itu dirinya meminta, tidak perlu harus meributkan tander BBM subsidi. "Tidak perlu diributkan mau itu 0,5% dair kuota, 2,4%, bahkan seluruhnya 46 juta KL di tenderkan, tidak masalah, asal tadi syaratnya masyarakat dipelosok daerah di Indonesia bisa menikmati BBM subsidi, kalau mau silahkan," jelasnya.
Seperti diketahui, untuk tahun 2012, Kuota BBM subsidi yang ditenderkan kepada badan usaha di luar PT Pertamina sebesar 0,4% dari kuota BBM Subsidi 40 juta KL, dimana peserta tender yang menang adalah Pertronas, SPN dan AKR.
Tahun 2013 kuota BBM subsidi ditetapkan DPR sebesar 46 juta KL dan dikabarkan akan ditenderkan sebanyak 2,4% bagi badan usaha di luar Pertamina.
Citilink Buka Rute Bandung - Denpasar
Penerbangan Denpasar - Bandung dijadwalkan pukul 11.15 dan 15.35, sedangkan penerbangan Bandung – Denpasar pukul 12.25 dan 17.05. Rute baru ini didasari potensi wisata di kedua kota yang cukup besar.
"Melihat peningkatan angka kunjungan wisata dari luar negeri dan potensi wisatawan domestik dari dan ke Kota Bandung, Citilink melihat pembukaan rute Bandung – Denpasar sebagai sebuah langkah stategis," jelas Direktur Utama Citilink, Arif Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/10/2012).
Banyak wisatawan asing yang datang ke Bandung, lalu berkeinginan untuk melanjutkan liburan mereka ke Bali.
Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar, sedikitnya 15.417 wisatawan tercatat masuk melalui Bandara Husein Sastranegara sepanjang Juni 2012. Angka ini naik 22,39% dibandingkan dengan posisi Mei 2012 yang mencapai 12,597 orang.
Hal ini terjadi karena semakin banyaknya rute penerbangan langsung ke Bandung, baik dari Kuala Lumpur dan Penang, Malaysia, maupun Singapura. Data BPS mencatat, wisatawan Malaysia yang datang ke Bandung pada juni 2012 mencapai 10.852 wisatawan, disusul Singapura 2.106 orang.
"Banyak sekali para wisatawan manca negara yang sudah sampai di Bandung dan berkeinginan untuk melanjutkan liburan mereka ke Bali. Melalui rute ini Citilink berusaha untuk merambah pasar yang lebih besar dalam memberikan layanan transportasi udara bagi para wisatawan maupun pebisnis dari dan ke Kota Bandung dengan biaya yang sangat terjangkau dan dapat memberikan kenyamanan penerbangan yang baik," jelasnya.
Citilink kini melayani 85 frekuensi harian ke berbagai kota penting dan menarik di Indonesia. Kedepannya Citilink akan terus membuka rute-rute baru di beragam kota lain di Indonesia.
"Target kami hingga akhir tahun 2012 adalah mengoperasikan 137 frekuensi penerbangan setiap harinya," tandas Arif Wibowo.
Wednesday, 3 October 2012
100 Karyawan Tambang Emas Newmont di NTB Kena PHK
Rencana PHK ini sudah disampaikan lewat memo internal kepada seluruh karyawan dan rekan bisnis Newmont.
"Ini adalah langkah terakhir yang dengan berat hati kami lakukan karena sejumlah upaya efisiensi yang sebelumnya kami lakukan belum mencukupi untuk menjamin keberlangsungan jangka panjang operasi tambang Batu Hijau," ujar Presiden Direktur Newmont Nusa Tenggara Martiono Hadianto dalam siaran pers, Rabu (3/10/2012).
Sejak Juni 2012, seluruh wilayah kerja Newmont melakukan pengkajian struktur biaya perusahaan guna meningkatkan efisiensi dan memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan jangka panjang.
Khusus Newmont Nusa Tenggara, sebagaimana telah disampaikan beberapa tahun lalu tahun 2012 dan 2013 merupakan tahun yang berat. Karena adanya penurunan kegiatan usaha pertambangan dunia pada umumnya, keadaan tersebut lebih memperberat kegiatan usaha perseroan.
Manajemen Newmont Nusa Tenggara telah mengevaluasi dan mengkaji struktur biaya perusahaan secara menyeluruh untuk memastikan tambang Batu Hijau dapat beroperasi lebih efektif dan efisien.
Kajian Newmont Nusa Tenggara difokuskan pada seluruh biaya dengan melakukan pengurangan secara substansial terhadap biaya operasi (baik penambangan maupun pemrosesan), biaya modal, dan biaya pendukung operasional lainnya. Upaya efisiensi yang telah dilakukan antara lain menghilangkan sejumlah jasa kontraktor, mengurangi biaya penyediaan materi dan bahan tambang, serta biaya pendukung operasional lainnya.
Evaluasi dan pelaksanaan pengurangan jumlah tenaga kerja tersebut dimulai dengan mengurangi sekitar 100 dari sekitar 4.000 karyawan Newmont Nusa Tenggara saat ini.
Martiono menambahkan, langkah pengurangan tenaga kerja ini telah disampaikan kepada pemerintah di kementerian terkait dan dalam pelaksanaannya, Newmont Nusa Tenggara akan melakukannya berdasarkan UU Ketenagakerjaan dan peraturan perundangan lainnya.
Newmont yang merupakan perusahaan tambang kedua terbesar di dunia merevisi turun target produksi emasnya tahun ini, dari 114 ribu ounces menjadi 71 ribu ounces dari tambang emas Batu Hijau di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Produksi tembaga Newmont dari Batu Hijau juga direvisi turun tahun ini dari 192 juta pound menjadi 170,6 pound.
Negara Hampir Bangkrut, Yunani Malah Bikin Sirkuit F1 Rp 1,3 Triliun
Kementerian Pembangunan Yunani mengatakan, dari nilai proyek tersebut, senilai 28,9 juta euro atau US$ 37,3 juta (Rp 406 miliar) bakal dikeluarkan lewat kocek negara.
Pemerintah Yunani mengaku bakal berusaha untuk menarik investasi pembangunan sirkuit ini dan bakal menjadi prioritas utama. Namun prosedur birokrasi masih menghambat.
Proyek ini telah diberi 'lampu hijau' pada Mei 2012 lalu. Sirkuit ini bertujuan untuk menarik minat wisatawan dan menciptakan lapangan kerja di negara yang saat ini tengah melakukan kebijakan pengetatan anggaran dan resesi ekonomi. Tingkat pengangguran di Yunan mencapai 20%.
Sirkuit ini rencananya akan dibangun oleh perusahaan konstruksi asal Yunani yakni Avtokinitodromio Patras di Kota Fares di barat laut dari Peloponnese. Proses pembangunan akan dilakukan tiga tahun.
Proyek ini sempat menimbulkan perdebatan bertahun-tahun di antara para pemimpin Yunani. Seperti diketahui, Yunani telah menghabiskan 8,95 miliar euro saat menjadi tuan rumah olimpiade 2004 silam, termasuk 7,2 miliar euro untuk membangun venue-venue pertandingan.
Minyak Pertamina Sering Dicuri, Ini Komentar Dahlan Iskan
Dahlan mengatakan, pipa milik Pertagas (anak usaha Pertamina) di Sumsel tersebut menyalurkan 2.000 barel minyak dan aksi pencurian sudah makin parah.
"Pertamina tidak disiapkan organisasinya mengatasi persoalan itu. Itukan sudah menyangkut jaringan yang begitu luas, Pertamina bisanya mengadu kepada pihak keamanan. Karena di negara ini ada pihak yang menangani keamanan," tegas Dahlan saat ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Dahlan menyatakan, dirinya sudah tahu soal aksi pencurian minyak ini. Dirinya menegaskan, Pertamina tak boleh hanya diam.
Sebelumnya, Manajer Humas Pertamina EP Agus Amperianto mengatakan, dari Januari-17 September 2012, pengiriman minyak mentah Pertamina EP ke kilang pengolahan hilang rata-rata sebanyak 17%.
Menurut Agus, dalam sebulan Pertamina EP mendistribusikan minyak mentah sebanyak 330.000 barel per bulan atau dengan rata-rata per hari mencapai 11.000 barel.
"Setelah kita hitung ternyata kehilangan pengiriman minyak kami sebesar 17%, atau hingga 17 September mencapai 232.000 barel jika dirupiahkan mencapai Rp 198,3 miliar lebih," ujar Agus.
Hari ini, minyak Pertamina yang dicuri oleh kawanan pencuri meledak dan menimbulkan korban tewas dan luka-luka yang tak lain adalah pencuri itu sendiri.
Kebakaran terjadi di dekat jalur pipa Tempino-Plaju di kilometer 219 Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Gde Pradyana pernah mengatakan, sudah puluhan tahun minyak mentah Indonesia khususnya di Sumatera Selatan, Tempino-Plaju dicuri. Dalam setahun ratusan miliar melayang, dan pelaku pencurian saat ini sudah 'berjamaah' mencapai 3.500 orang lebih.
Friday, 28 September 2012
Jumlah Miliuner di China Berkurang Gara-gara Harga Properti Jatuh
Di China ada 251 orang dengan kekayaan miliaran dolar AS, jumlah tersebut berkurang 20 orang dari tahun lalu.
Demikian hasil laporan dari sebuah majalah bergengsi yaitu Hurun Report, dikutip dari AFP, Senin (24/9/2012).
Pada laporan tersebut dikatakan, jumlah miliuner di China turun setelah dalam enam tahun terakhir terus bertambah jumlahnya. Orang terkaya di China adalah Zong Qinghou dengan kekayaan US$ 12,6 miliar. Qinghou mengambil alih posisi teratas dari Liang Wengen seorang penemu perusahaan mekanis Sany Liang turun 5 peringkat tahun ini.
Kepala Riset Hurun Report Rupert Hoogewerf mengatakan, adanya penurunan kekayaan yang signifikan di China. Perekonomian China yang tumbuh 10% di 2010, memasuki perlambatan ekonomi yang signifikan di tengah lesunya ekonomi dunia.
Tahun lalu, ekonomi China tumbuh 9,3% dan turun ke level terendah dalam 3 tahun di semester I-2012 yaitu 7,6%. Ekonomi China juga masih melemah di kuartal III-2012 ini, termasuk ekspor dan manufaktur. Beberapa analis memprediksi ekonomi China bakal melemah dalam 7 kuartal berturut-turut.
Laporan itu juga mengatakan, sektor properti di China terus melemah dan tidak lagi menjadi sumber utama kekayaaan orang-orang terkaya di China. Pemerintah China memang menerapkan aturan untuk memperketat perkembangan sektor properti yang dikhawatirkan bakal menimbulkan gelembung atau bubble.
Namun di samping penurunan jumlah miliuner, laporan tersebut masih memperkirakan adanya ekonomi di China masih tumbuh, walaupun tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.
Jumlah rata-rata kekayaan dari 1.000 orang terkaya di China turun 9% menjadi US$ 860 miliar dibandingkan tahun lalu. Namun jumlah ini masih dua kali lipat dibandingkan rata-rata kekayaan 1.000 orang terkaya di China pada 2008 yang sebesar US$ 439 juta.
(dnl/hen)
Direksi Baru Dirombak, Ehh...Bandara Soekarno-Hatta Mati Lampu
Kado yang dimaksud adalah terminal 1 dan 2 Bandara Soetta mengalami mati listrik.
General Manager Terminal 1 Bandara Soetta, Syaiful Bahri mengaku gangguan listrik awalnya hanya berupa mati listrik sesaat (kedipan) namun pada pukul 15.08 wib listrik di terminal 1 dan 2 mati total.
"Awalnya jam 15.04, kami dapat kedipan lampu tapi normal tapi nggak mati itu hanya kedipan. 15.07 itu juga kedipan, nah pada 15.08 listrik terminal 1 dan 2 mati semua," katanya kepada detikFinance, Senin (24/9/2012).
Syaiful menjelaskan, padamnya listrik di terminal 1 dan 2 akibat gangguan pasokan listrik dari gardu PLN Kosambi. Namun, Ia mengaku operasional bandara tetap berjalan karena ada prioritas pasokan listrik.
"Sementara saya baru daaet semua alat produksi berjalan seperti alat produksi pemeriksaan pertama, pemeriksaan kedua, check in, bea cukai, perparkiran semua itu priority alat produksi," imbuhnya.
Padamnya listrik di terminal 1 dan 2 hanya menganggu fasilitas seperti lampu dan pendingin udara di bandara. Namun Ia masih belum bisa memastikan kapan listrik bisa kembali normal.
"Kami nunggu dari PLN kosambi,"pungkasnya.
(feb/hen)
Awal Oktober, Dahlan Iskan Siap Tancap Gas 'Ferrari' Listrik
Dahlan mengaku, mobil Ferrari berwarna merah karya Danet Suryatama tersebut hampir sempurna pengerjaannya. Bahkan setelah selesai, Dahlan siap menjajalnya di Jakarta.
"Awal bulan (Oktober) sudah ada disini," kata Dahlan saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Sebelumnya mobil listrik mirip 'Ferrari' ini sempat tertunda penyelesaiannya karena baterainya tertahan lama di Pelabuhan Tanjung Priok. Dahlan menjelaskan, akan berkunjung ke Yogyakarta untuk memastikan pengerjaan mobil seharga Rp 1,5 miliar itu.
"Minggu depan saya kesana lagi untuk terakhir kali," imbuhnya.
(feb/hen)
Dirjen: Pegawai Pajak Ditugaskan ke Papua, Dia Sial Dua Kali
"Pasalnya, selama ini kami banyak kekurangan rumah dinas, banyak pegawai yang dikirim ke daerah ada yang dapat rumah dinas, ada juga yang tidak dapat," kata Fuad dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR yang diadakan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Artinya, kata Fuad, ada satu sisi pegawai yang dapat rumah dinas tidak mengeluarkan biaya untuk sewa rumah. Namun di sisi lain, ada pegawai merogoh kocek sendiri untuk sewa rumah.
"Ini kan tidak adil bagi pegawai kami yang tidak dapat rumah dinas, sementara tunjangannya tidak ada, kami harapkan nantinya ada tunjangan bagi pegawai kami yang tidak punya rumah dinas," ucap Fuad.
Apalagi, kata Fuad, di masyarakat bahkan di media jika Direktorat Pajak membangun rumah dinas baru, selalu dipersepsikan jelek sekali.
"Padahal kita memang butuh banyak rumah dinas bagi pegawai kami," katanya.
Diibaratkan Fuad, jika ada pegawai pajak ditugaskan ke Papua, Sorong, atau Jayapura, pegawai tersebut ibarat terkena sial dua kali.
"Misal, ada pegawai pajak kita tugasin ke Papua, Sorong, atau Jayapura. Dia seperti kena sial dua kali. Kenapa? Karena rumah dinas di sana minim, kalau mau sewa sulit carinya. Kalaupun ada mahal sekali sewanya. Sial keduanya kalau dia mau pulang ke keluarganya tiap bulan biaya transportasi naik pesawat pulang pergi habis Rp 10 juta, itu tinggi sekali. Tentunya kita harus pikirkan jalan keluarnya, seperti adanya tunjangan sewa tempat tinggal," papar Fuad.
Seperti diketahui, tahun depan anggaran Direktorat Jenderal Pajak diajukan sebesar Rp 5,2 triliun.
(rrd/dnl)
Thursday, 27 September 2012
Fuad Rahmany Pamer Penerimaan Pajak RI Lebih Pesat dari Malaysia
"Dibandingkan dengan Malaysia pertumbuhan penerimaan pajak tahun lalu cuma 12%, kita sudah 19% dalam hal upaya penerimaan pajaknya," kata Fuad di Gedung DPR, Senin (24/9/2012).
Untuk terus meningkatkan penerimaan pajak, para pegawai di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dituntut kerja keras untuk meningkatkan penerimaan pajak. Salah satu realisasinya, seluruh pegawai pajak jam kerjanya harus di atas pukul 17.00.
Fuad mengatakan seluruh pegawai di Direktorat Jenderal Pajak dituntut untuk kerja keras, ini terbukti dengan terus naiknya penerimaan negara setiap tahunnya.
"Untuk itu tidak seluruh pegawai pajak harus jam kerjanya di atas jam 5 (17.00) semua. Kita kerja keras ini terbukti dengan seluruh DJP bisa memberikan sumbangan ke negara berupa setoran pajak mencapai Rp 800 triliun," kata.
Dikatakan Fuad, pihaknya juga akan terus mengejar orang-orang kaya dan perusahaan besar untuk rajin membayar pajak.
"Pasalnya 90% penerimaan pajak berasal dari perusahaan besar dan orang-orang kaya, sementara yang UKM kontribusinya hanya 4%," ucap Fuad.
Menurut Fuad, bahkan untuk pajak pribadi saat ini masih ada potensi 35 juta jiwa lebih yang belum membayar pajak.
"Untuk pajak pribadi saat ini masih ada potensi sekitar 35 juta jiwa lebih yang belum membayar pajak, ini dikarenakan sulitnya mendapatkan data yang valid baik itu dari KTP atau data lainnya," ungkapnya.
(rrd/hen)
Kekurangan Pegawai, 7.000 Pulau Luput dari Pantauan Petugas Bea Cukai
"Karena dengan jumlah pulau di Indonesia mencapai 17.000 pulau, sementara pegawai Bea dan Cukai hanya 10.170 pegawai, artinya 7.000 pulau di Indonesia tidak dijaga Bea dan Cukai," kata Dirjen Bea Cukai, Agung Kuswandono di Rapat Kerja dengan Komisi XI, Selasa (24/9/2012).
Apalagi dengan kondisi perkembangan pelabuhan dan badara udara yang semakin pesat membuat pengawasan akan semakin berat.
"Apalagi bandara udara-laut berkembang pesat, artinya pengawasannya semakin berat, sementara pengawasan kami tidak lagi hanya di pabrik saja tetapi sampai ke pasar/lapangan, " ucapnya.
Dan kekurangan pegawai ini, kata Agung diperberat dengan pensiunnya 3.400 pegawai Bea Cukai pada 2013. "Sudah pegawainya cuma 10.000, tahun depan 3.400 pegawai pensiun," ungkapnya.
Untuk itu ucap Agung, diperlukan perekrutan pegawai besar-besaran minimal 3 kali lipat dari jumlah pegawai yang ada saat ini.
"Minimal tahun depan ada tambahan 1.000 pegawai bea cukai. Kami juga butuh banyak lulusan D1 (diploma) khususnya untuk petugas penjaga pintu, pemeriksa penumpang, pemeriksa barang penumpang dan sebagainya," kata Agung.
Agung juga membandingkan jumlah pegawai bea cukai dengan negara lain, seperti di Malaysia yang mempunya 15.000 pegawai, Thailand 8.000 pegawai.
"Bahkan dengan Singapura, negara yang luasnya seperti hanya satu kota di Indonesia punya pegawai Bea Cukai sebanyak 1.200 pegawai," tandasnya.
(rrd/dru)
PLN: Pasokan Listrik ke Bandara Soetta Diupayakan Normal 17.00 WIB
Kepala Humas PLN Pusat Bambang Dwiyanto mengatakan, pada pukul 15.05 WIB saluran udara tegangan tinggi (SUTT) Cengkareng-Duri Kosambi padam. Pemadaman terjadi karena ada kebakaran besar di dekat Duri Kosambi yang menyebabkan penghantar SUTT putus.
"Ini menyebabkan Bandara Soekarno Hatta dan sekitarnya padam. Saat ini sedang diupayakan penormalan dengan melakukan pengalihan beban dan diperkirakan sekitar pukul 17.00 WIB kondisi pasokan listrik ke bandara dan sekitarnya normal kembali," tegas Bambang kepada detikFinance, Senin (24/9/2012).
Sebelumnya, General Manager Terminal 1 Bandara Soetta Syaiful Bahri mengatakan, gangguan listrik awalnya hanya berupa mati listrik sesaat (kedipan) namun pada pukul 15.08 wib listrik di terminal 1 dan 2 mati total.
"Awalnya jam 15.04, kami dapat kedipan lampu tapi normal tapi nggak mati itu hanya kedipan. Lalu 15.07 itu juga kedipan, nah pada 15.08 listrik terminal 1 dan 2 mati semua," kata Syaiful.
Syaiful menjelaskan, padamnya listrik di terminal 1 dan 2 akibat gangguan pasokan listrik dari gardu PLN Kosambi. Namun, Ia mengaku operasional bandara tetap berjalan karena ada prioritas pasokan listrik.
"Sementara saya baru dapet semua alat produksi berjalan seperti alat produksi pemeriksaan pertama, pemeriksaan kedua, check in, bea cukai, perparkiran semua itu priority alat produksi," imbuhnya.
(dnl/hen)
Bumi Plc Temukan Indikasi Penyimpangan Dana, Saham Bumi Resources Anjlok
Bumi Plc dalam keterangan tertulisnya melalui Head of Group Communications and Investor Relations Nick von Schirnding menjelaskan, penyimpangan atas kinerja di anak usahanya telah diselidiki oleh penyidik independen. Bumi Plc yang memiliki 29% dari total saham BUMI juga telah melaporkan indikasi penyimpangan tersebut kepada Dewan Komisaris.
"Perusahaan juga telah menghubungi otoritas (pasar modal) di Inggris dan Indonesia," kata Bumi Plc.
Penyidik independen telah masuk pada dana pengembangan yang dikelola Bumi Resources dan satu pengembangan aset di PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). Kedua pengembagan yang dilakuan tercatat mencatat nihil di Bumi Plc per 31 Desember 2011, kecuali nilai investasi bawaan US$ 39 juta.
Saham BUMI atas kabar ini pun langsung terkoreksi cukup dalam. Saham BUMI dibuka di Rp 800 per lembar saham atau turun dibanding penutupan akhir pekan lalu yang mencapai Rp 840 per lembar saham. Jelang penutupan sesi II perdagangan hari ini, BUMI setia di level Rp 690 atau turun 150 poin (17,68%) dari posisi sebelumnya. Akhirnya saham BUMI ditutup di 680 atau minus 19,05% atau turun 160 poin.
Saham Bumi Plc pun setali dua uang dengan BUMI. Saham perseroan kembali turun 64 poin (32,98%) menjadi 131,3.
(wep/dru)
DPR Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas PNS 40% Jadi Rp 13 Triliun
"Ini merupakan cara DPR menyikapi suara keinginan masyarakat yang mengkritisi pengeluaran Lembaga dan Kementerian terkait perjalanan dinas," ujar Ketua DPR Marzuki Alie seperti dikutip detikFinance, Senin (24/9/2012).
"Kita akan mengoptimalkan hingga 40% dan sedikitnya 30% dan diharapkan akan menghemat Rp 6-8 triliun ini diharapkan dapat untuk pembangunan infrastruktur," imbuhnya.
Pemerintah pada 2013 menganggarkan perjalanan dinas hingga Rp 21 triliun. Maka jika DPR mampu memangkas perjalanan dinas hingga 40%, maka dana yang dihemat mencapai Rp 8 triliun atau hanya Rp 13 triliun.
Pertemuan pimpinan dan Banggar yang merupakan bagian dari Rapat Koordinasi ini juga menyepakati menurunkan belanja barang sebesar 20% dan memindahkan ke belanja modal untuk program-program pro rakyat.
Dikatakan Marzuki, hal ini merupakan usaha DPR dalam menekan biaya yang tidak penting kemudian diarahkan untuk kepentingan rakyat dan infrastruktur.
"Kita mengharapkan alokasi ini diarahkan untuk dana infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan program pro rakyat dalam mengurangi angka kemiskinan,"paparnya.
Menurut Marzuki, Pimpinan DPR dan Banggar DPR juga memutuskan cost recovery sebesar 15,5%, sementara khusus tax ratio 12,75% jadi 12,87%.
Ketua Banggar DPR Achmad Noor Supit dari Partai Golkar mengatakan, perjalanan dinas itu banyak yang mubazir bahkan di Kementerian-pun bisa lebih parah.
"Paling tidak ini ada kesepakatan politik, karena itu saya berusaha keputusan ini dapat berjalan. Ada tuntutan politik juga dari masyarakat saya ajak pemerintah juga berpikir secara politis," paparnya.
Menurutnya, DPR mengharapkan tahun 2013 ini bisa terlaksana. "Ini baru internal saya konsultasikan pimpinan dulu dan juga telah dibicarakan di internal Banggar,mudah-mudahan dapat menjawab respon rakyat," terangnya.
(dru/hen)
Wednesday, 26 September 2012
Ingin Rekrut 1.000 Pegawai Kemenkeu Tapi Anggaran Gaji OJK Tak Jelas
"OJK punya anggaran sendiri tahun 2013, 2012 masih nempel di Bapepam. Kalau gaji, belum ada pegawai ya belum ada gajinya, tapi kalau DK, sedang diproses, jadi dalam waktu dekat prosesnya sudah selesai," ujar Muliaman dalam diskusi OJK di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Dalam nota keuangan RAPBN 2013, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 934,1 miliar. Anggaran ini masuk dalam pos belanja lainnya yang disebutkan untuk cadangan anggaran pembentukan dan kegiatan OJK.
Untuk saat ini, Muliaman menyatakan kinerja anggota DK OJK masih dibantu tim transisi yang terdiri dari sekitar 120 orang dari Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI).
"Mereka yang menyiapkan segala sesuatunya, pengalihan dokumen, alih tugas gedung, aplikasi IT. Ini perlu persiapan karena tidak boleh ada dokumen yang tercecer, aset yang diberi izin. Kita persiapkan hal teknis jangka pendek, informasi untuk evaluasi situasi ekonomi baik normal maupun krisis," jelasnya.
Muliaman menambahkan nantinya tim ini yang berusaha agar dua instansi yang tergabung dalam OJK bisa terintegrasi dengan baik dan saling memberikan informasi.
"Kita tidak ingin nantinya mereka di kamar sendiri-sendiri, ini yang kami hindari, pintu kamar tetep terbuka untuk sinkronisasi," tandasnya.
Sebelumnya, Muliaman mengatakan OJK akan menarik sekitar 1.031 pegawai Bapepam-LK Kementerian Keuangan untuk mengisi SDM di lembaga pengawas keuangan baru tersebut. Untuk itu, ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad akan segera mengirimi surat kepada Menteri Keuangan Agus Martowardojo untuk meminta izin atas pengalihan pegawainya.
(nia/dru)
Saatnya Tagih Janji Transportasi Publik ke Jokowi
CEO PolMark Indoesia Eep Saefulloh Fatah menerangkan, janji Jokowi menyediakan transportasi umum yang layak, harus ditagih.
"Pemilu adalah awal. Saatnya menagih janji, termasuk saya akan meminta kepada Mas Jokowi. Apalagi janji-janjinya masih ada dalam laptop saya," kata Eep yang juga sebagai salah satu tim sukses Jokowi-Ahok, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Ia menjelaskan, saat berkampanye, Jokowi siap menambah armada TransJakarta yang lebih banyak. Ini penting karena jumlah penikmat TransJakarta sudah tidak sepadan dengan total armada.
Akibatnya terjadi penumpukan di beberapa shelter (halte) TransJakarta. Bahkan jalur TransJakarta yang sudah sangat padat, akan diubah moda transportasi dengan bus dengan rel (Trem).
"TransJakarta jaraknya terlalu jauh hingga frekuensi datangnya kurang. Itu yang harus diatasi untuk menyediakan lebih banyak busway. Untuk jalur yang sudah padat. Busway diubah dengan trem dari isi kapasitasnya dua sampai empat kali lebih banyak," papar Eep.
(wep/dnl)
Bandara Soetta Mati Lampu, Ini Penjelasan Dahlan Iskan
"Info sementara ada kebakaran kampung di bawah SUTET (saluran udara tegangan ekstra tinggi) 150 KV sehingga putus di ruas Cengkareng-Duri Kosambi tower 7-8. Bandara dan sekitarnya padam," tegas Dahlan kepada detikFinance, Senin (24/9/2012).
"Saat ini tengah dalam proses pengiriman tegangan (backfeeding) di Lontar dilanjut ke Tangerang Baru, terus Bandara," lanjut Dahlan.
Sebelumnya, General Manager Terminal 1 Bandara Soetta Syaiful Bahri mengatakan, gangguan listrik awalnya hanya berupa mati listrik sesaat (kedipan) namun pada pukul 15.08 wib listrik di terminal 1 dan 2 mati total.
"Awalnya jam 15.04, kami dapat kedipan lampu tapi normal tapi nggak mati itu hanya kedipan. Lalu 15.07 itu juga kedipan, nah pada 15.08 listrik terminal 1 dan 2 mati semua," kata Syaiful.
Syaiful menjelaskan, padamnya listrik di terminal 1 dan 2 akibat gangguan pasokan listrik dari gardu PLN Kosambi. Namun, Ia mengaku operasional bandara tetap berjalan karena ada prioritas pasokan listrik.
"Sementara saya baru dapat semua alat produksi berjalan seperti alat produksi pemeriksaan pertama, pemeriksaan kedua, check in, bea cukai, perparkiran semua itu priority alat produksi," imbuhnya.
(dnl/hen)
Bursa Asia Jeblok, IHSG Loyo di 4.200
Pada perdagangan preopening pagi hari, IHSG turun 20,581 poin (0,48%) ke level 4.224,04. Sedangkan Indeks LQ45 turun 5,241 poin (0,72%) ke level 725,13.
IHSG dibuka melemah 23,3 poin (0,55%) ke level 4.221,321. Sementara indeks LQ45 dibuka turun 6,543 poin (0,9%) ke level 723,828.
Pada sesi I, bursa ditutup melemah 32,622 poin atau 0,77% ke 4211,999. Sementara indeks LQ 45 juga terihan jatuh ke 722,873 (1,03%) dari 730.371.
Menutup perdagangan, Senin (24/9/2012) IHSG melemah 43,707 poin atau 1,03% ke 4.200,914.
Pergerakan IHSG dipengaruhi bursa utama dunia yang masih dipicu spekulasi Uni Eropa akan memberikan bantuan lanjutan kepada Spanyol untuk mengurangi dampak krisis utang. Rilis data ekonomi negara AS, China, dan Jepang yang menunjukkan hasil yang negatif juga menahan pergerakan bursa dunia.
Sentimen positif dari dalam negeri nampaknya tak mempengaruhi bursa. Salah satunya, statement yang dilontarkan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida yang menegaskan ekonomi Indonesia masih baik. Mantan Ketua Bapepam LK ini bahkan mengatakan, pasar modal Indonesia juga hingga kini masih mengalami peningkatan dan yang Bursa dengan kenaikan tertinggi ke tiga setelah Singapura dan Hong Kong.
Sampai dengan penutupan sore ini, sebanyak 146.947 saham diperdagangkan dengan total volume 5,893 miliar dan total nilai Rp 3,99 triliun.
Bursa Asia juga masih memerah. Contohnya, Bursa Jepang Nikkei 225 yang anjlok akibat sentimen negatif perlambatan pertumbuhan ekonomi China yang mengakibatkan kinerja ekspor Jepang terganggu. Selain itu terjadi selisih pendapat di antara para pemimpin Eropa mengenai penanganan krisis utang.
Berikut situasi di bursa-bursa sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 6,50 poin (0,32%) ke level 2.033,19.Indeks Hang Seng jatuh 40,24 poin (0,19%) ke level 20.694,70.Indeks Straits Times jatuh 5,66 poin (0,20%) ke level 3.072,30.Indeks Nikkei 225 turun 40,71 (0,45%) ke level 9.069,29
Sementara, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini tercatat Rp 9.585 per dolar AS.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya PT ICTSI Jasa Prima (KARW) naik Rp 410 ke Rp 2.200, PT Tower Bersama (TBIG) naik Rp 325 ke Rp 4.400, Inovisi Infracom naik Rp 250 ke Rp 6.500, dan Indo Tambang Raya (ITMG) naik Rp 200 ke Rp 42.200.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain PT Merck (MERK) turun Rp 3000 ke Rp 149.000, United Tractors turun Rp 1000 ke Rp 21.350, Unilever (UNVR) turun Rp 900 ke Rp 25.750, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 650 ke Rp 46.600.
(dru/dnl)
Misteri Anggaran 10 Kendaraan Dinas Bea Cukai Rp 10 Miliar
Hal tersebut terungkap saat Anggota Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan Dolfi menanyakan harga mobil yang mahal tersebut, yakni Rp 1 miliar per unitnya.
"Ini ditulis dalam Nota Keuangan, Direktorat Bea dan Cukai meminta anggaran untuk mobil dinas sebanyak 10 unit dengan Rp 10 miliar, artinya 1 unit harganya Rp 1 miliar. Mobil jenis apa ini? Buat siapa?" kata Dolfi heran dalam rapat kerja dengan Dirjen Pajak dan Dirjen Bea dan Cukai di Ruang Komisi XI Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Namun menurut Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono, pihaknya hanya membutuhkan 4 unit saja dengan anggaran Rp 4 miliar.
"Kita cuma butuh 4 unit saja dengan anggaran Rp 4 miliar, bukan 10 unit dengan Rp 10 miliar," ungkap Agung.
Menurut Agung, 4 unit kendaraan dinas tersebut diperuntukkan bagi atase/perwakilan Bea dan Cukai di luar negeri.
"Itu mobil dinas untuk atase Bea Cukai di luar negeri. Kita hanya mengikuti standar negara di sana yang lebih tinggi, mungkin Mercedes seri berapa gitu yang harganya mahal," ujarnya.
Nanti 4 mobil dinas tersebut diperuntukakn untuk atase di Singapura, Hong Kong, Tokyo, dan Belgia.
"Kami nanti akan tindak lanjuti, yang jelas kami cuma butuh 4, bukan 10, kita akan cari tahu untuk siapa 6 unit tersebut," tukas Agung.
(rrd/dnl)
Mandiri Sekuritas Bidik 8 Emisi Obligasi di Semester II 2012
"Obligasi semester II kita bisa delapan. Tentu tidak sendiri join bersama (sekuritas) lain. Kita sudah tangani 17 emisi obligasi di semester I hingga targernya tahun ini 22 emisi," jelas Direktur-Head of Investment Banking Dadang Suryanto di Jakarta, Senin (24/9/2012).
Tahun 2012 memang Mansek banyak menjadi penjamin pelaksana emisi. Target emisi perseroan mencapai Rp 13 triliun, yang didapat dari 22 perusahaan.
Tidak berhenti sampai disitu, perseroan juga siap menjami penjamin pelaksana emisi saham perdana enam perusahaan. Calon-calon emiten ini diperkirakan akan mulai menjajakan saham kepada publik mulai Oktober mendatang.
"Equity kita di semester I sudah ada tiga. Untuk semester II akan ada empat sampai enam lagi," tuturnya. Namun Dadang enggan menyebut klien-kliennya tersebut karena terikat perjanjian kerahasiaan.
"Kan masih nunggu laporan keuangan Juni audit. Kita akan jalan Oktober. Nilainya belum bisa disampaikan sampai kami mendapat efektif dari Bapepam-LK," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Capital Market Mandiri Sekuritas Laksono Widodo mengumumkan penyelenggaraan Indonesia Corporate Day. Acara dua hari, 27-28 September 2012 ini terlaksana di London dengan maksud mendekati emiten dengan investor strategis.
Mansek membawa 10 emiten yang terdiri dari enam BUMN, Bank Mandiri, Aneka Tambang, Garuda Indonesia, Jasa Marga, Perusahaan Gas Negara, PT Bukit Asam, serta empat perusahaan swasta diantaranya Lippo Karawaci, Media Nusantara Citra, Tower Bersama dan ABM Investama.
"Kenapa memilih Inggris, karena uang disana banyak. Mereka butuh tempat untuk investasi, meski disana sedang krisis. Harapan kami agar investor asing dapat meningkatkan nilai portofolio investasinya di pasar modal Indonesia," kata Laksono.
(wep/dru)
Tuesday, 25 September 2012
Gudang Garam Rogoh Kocek Rp 149,99 Miliar Dirikan Anak Usaha Baru
Menurut Sekretaris Perusahaan GGRM, Heru Budiman dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (24/9/2012), anak usaha ini bernama PT Surya Inti Tembakau.
"Bahwa sebagaimana notaris Ida Mustia tanggal 21 September 2012 mendirikan anak usaha dengan nama PT Surya Inti Tembakau, modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan sebesar Rp 149.999.000.000 atau setara 149.999 lembar dengan harga nominal Rp 1 juta," katanya.
Jumlah saham ini mencerminkan 99,99 persen dari total modal disetor dan ditempatkan Surya Inti Tembakau sejumlah Rp 150 miliar. Atas pendirian anak usaha baru ini, GGRM berharap dapat menunjang bisnis inti perusahaan.
Pendirian anak usaha itu tidak ada benturan kepentingan dengan perseroan. Kabar sebelumnya menyebut GGRM telah memiliki dua anak perusahaan utama yaitu PT Surya Pamenang dan PT Surya Madistrindo yang bergerak di bidang usaha produksi kertas karton untuk kemasan serta distributor tunggal produk Gudang Garam.
Pada semester I-2012 GGRM menghasilkan laba Rp 2,13 triliun atau turun 8,58% dari posisi sebelumnya, Rp 2,33 triliun. Namun pendapatan perseroan mengalami kenaikan 18,19% menjadi Rp 23,46 triliun.
(wep/dru)
Tol Jakarta-Cikampek Naik 10%, Jasa Marga Kantongi Rp 2,75 Miliar/Hari
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanuddin di acara sosialisasi Penetapan Kenaikkan Tarif Tol Jakarta Cikampek di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta Timur, Senin (24/9/12).
"Tarif Naik 10%, jadi kira-kira nanti transaksi Rp 2,75 miliar per hari," ungkapnya.
Sebelumnya, dengan lalu lintas harian hingga 500.000 kendaraan yang didominasi kendaraan golongan I, Hasanudin menambahkan, nilai transaksi tol Jakarta - Cikampek bisa mencapai Rp 2,5 miliar per hari.
"LHR (lalu lintas harian antara 400-500.000 per hari. Pendapatannya Japek (Jakarta Cikampek) itu Rp 2,5 miliar per hari," jelasnya.
Ruas tol Jakarta-Cikampek akan mengalami kenaikan tarif sebesar 10% pada akhir September ini. Besaran kenaikan itu masih sebatas usulan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola ruas tol Jakarta-Cikampek.
Adapun besaran kenaikan adalah sesuai dengan besaran inflasi selama 2 tahun, kira-kira 10 %. Berikut ini besaran penyesuaian tarif tol Jakarta-Cikampek sebesar 10%:
Tarif tol saat ini:
Golongan 1: Rp 11.000Golongan 2: Rp 17.500Golongan 3: Rp 22.000Golongan 4: Rp 27.500Golongan 5: Rp 33.000Tarif tol setelah kenaikan sebesar 10%:
Golongan 1: Rp 12.100Golongan 2: Rp 19.250Golongan 3: Rp 24.200Golongan 4: Rp 30.250Golongan 5: Rp 36.300(zul/hen)
Dahlan Iskan Hapus Posisi Wadirut di BUMN Non Bank
"Kecuali (BUMN) perbankan, saya memang tidak ingin ada wadirut," kata Dahlan di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Sebelumnya, pada perombakan direksi PT Angkasa Pura II yang merupakan pengelola Bandara Soekarno-Hatta, Dahlan menghilang posisi wadirut. Dahlan menjelaskan fungsi direktur lebih efektif daripada posisi wadirut.
"Lebih baik ditambah direktur dari pada ada wadirut," tambahnya.
Mantan Dirut PLN ini menegaskan, posisi wadirut di perbankan plat merah masih diperlukan karena harus mengikuti peraturan dari bank sentral yaitu Bank Indonesia (BI).
"Bank itu ada disiplin tertentu, karena memenuhi peraturan Bank Indonesia, peraturan internasional. Itu memang ada pembagian tugasnya yang sangat jelas di sana," tegasnya.
(feb/dnl)
Listrik PLN Padam, Bos AP II Kerahkan 8 Genset Untuk Bandara Soetta
"Bandara Soekarno Hatta ada 8 unit genset on, semua alat produksi normal dan proses keberangkatan dan kedatangan penumpang normal dan suplai PLN Pukul 16.06 WIB, kondisi terminal normal," tegas Direktur Utama AP II Tri Sunoko kepada detikFinance, Senin (24/9/2012)
Tri menjelaskan lampu mati di Bandara Soekarno-Hatta karena ada gangguan listrik PLN di saluran udara tegangan tinggi (SUTT) Kosambi Cengkareng. Gangguan tersebut tak langsung pada pemadaman listrik bandara sekitar pukul 15.09 lalu.
"Pukul 15.04 terjadi kedipan., 15.07 terjadi kedipan, 15.08 gangguan dari PLN Kosambi dan Bandara Soekarno Hatta padam listrik, 15.09 WIB," katanya.
Sementara itu PT PLN (Persero) menyatakan mengupayakan pasokan listrik ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang bakal normal kembali pada pukul 17.00 WIB.
Kepala Humas PLN Pusat Bambang Dwiyanto mengatakan, pada pukul 15.05 WIB saluran udara tegangan tinggi (SUTT) Cengkareng-Duri Kosambi padam. Pemadaman terjadi karena ada kebakaran besar di dekat Duri Kosambi yang menyebabkan penghantar SUTT putus.
"Ini menyebabkan Bandara Soekarno Hatta dan sekitarnya padam. Saat ini sedang diupayakan penormalan dengan melakukan pengalihan beban dan diperkirakan sekitar pukul 17.00 WIB kondisi pasokan listrik ke bandara dan sekitarnya normal kembali," tegas Bambang.
(hen/dnl)
Direksi Dirombak, Pengelola Bandara Soetta Ingin Jadi Perusahaan Kelas Dunia
Saat ini perseroan memiliki 7 direksi dari 6 direksi sebelumnya. Dirut AP II Tri Sunoko menjelaskan pergantian dilakukan sebagai batu loncatan AP II menjadi perusahaan kelas dunia dalam mengelola bandara pada 2015 nanti.
"Kita pilah yang sesuai untuk menjadi world class airport dan world class company di 2015," kata Tri kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/9/2012).
Tri mengilustrasikan, Direktur Komersial & Pengembangan dipisah menjadi Direktur Komersial Kebandarudaraan dan Direktur Kargo & Pengembangan Usaha. Itu dilakukan agar aktivitas peseroan lebih fokus dan mudah mencapai target.
"Jadi lebih fokus menangani bidang-bidangnya, dengan demikian menjadi profesional di bidangnya," imbuhnya.
Tri juga beralasan beberapa proyek bandara baru yang sedang dan akan dikerjakan oleh AP II membuat pihaknya harus menambah jajaran direksi baru. "Ke depan ground breaking Soekarno Hatta, itu proyek yang besar tapi taget yang cepat sehingga perlu fokus," tambahnya.
Tri menampik, pergantian dan penambahan direksi AP II hanya atas usulannya dirinya semata. Ia juga mengajak diskusi jajaran komisaris.
"Saya diskusi dengan dewan komisaris melalui fokus diskusi juga berdasarkan pengalaman di AP II," pungkasnya.
(feb/hen)
Bos Jasa Marga: Proyek Monorel Cibubur-Senayan Masih Wacana
Direktur Operasi Jasa Marga Hasanudin mengungkapkan, kemungkinan terbesar ruas jalan Cibubur-Senayan akan dibuat triple deck atau tiga tingkat.
"Pak Dirut buka wacana, nanti triple decker, jadi tol existing Cibubur-Senayan, sama tol elevated, dan di atasnya monorel," ungkap Hasanudin saat ditemui wartawan di Kantor Pusat Jasa Marga di Jakarta Timur, Senin (24/9/12).
Lebih lanjut, Hasan mengatakan, sebenarnya jalan tol Cibubur-Senayan akan memakan investasi yang sangat besar sekali, dan dinilai sangat akan membebankan para pengguna jalan nantinya.
"Belum tentu batal, tapi kalau tarifnya Rp 28.000, dia tidak akan bisa mengatract kendaraan itu untuk bisa masuk. Sehingga tujuan kita untuk menyelesaikan lalu lintas itu tidak pas," tambahnya.
Dia menambahkan, Jasa Marga tidak mungkin mengerjakan proyek monorel sendiri. Nantinya, semua jalan ini akan berintegrasi satu sama lain, termasuk jalan tol layang Cibubur-Senayan yang menurutnya masih dalam pengkajian.
"Paling kerjasama, supaya penumpang yang bisa move itu lebih banyak," katanya.
Menurut Hasanudin, Jasa Marga hanya memiliki kapasitas sebagai operator jalan tol. "Tidak memungkinkan, kita bukan sebagai perusahaan monorel, tapi kalau hanya kontribusi sih masih bisa. Anggaran dasarnya kita perusahaan jalan tol," jelasnya.
"Kalau properti masih bisa, bangun tempat istirahat. Jadi bangun yang tidak related sama jalan tol itu nggak bisa," tambahnya.
Seperti diketahui Jasa Marga berencana membangun monorel di atas jalan tol (elevated) dalam kota untuk rute Cibubur-Senayan. Cara ini lebih efektif mengurangi kepadatan kendaraan di jalan dan memperlancar aktivitas masyarakat dari Bogor atau Cibubur.
Atas rencana ini, Jasa Marga berencana menghadirkan parkir kendaraan yang ekstra luas bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan moda transportasi masal tersebut.
"Kita akan sediakan lahan untuk menampung mobil baru masyarakat yang pakai monorel. Mobil diparkir," ungkap Dirut Jasa Marga, Adhityawarman.
Lahan ini diperkirakan mampu menampung 1.000 mobil. Namun ide ini masih terus dimatangkan perseroan, termasuk posisi lahan parkir ekstra tersebut.
"Lahannya belum namun kalau melihat posisinya, tanah yang masih cukup luas antara pintu tol Cibubur dengan Bukit Golf (Cimanggis). Kita bebaskan untuk parkir," paparnya.
Ongkos pembangunan monorel dianggap lebih murah dibandingkan jalan tol. Biaya struktur lebih efisien karena beban angkut monorel lebih kecil dibandingkan mobil.
"Pembangunannya jauh lebih murah karena kalau monorel bisa dipastikan bebannya. Namun mobil jika dalam keadaan macet, semua menumpuk. Beban jadi lebih besar," ucap Adit.
(zul/dru)
Monday, 24 September 2012
Ini Alasan Dahlan Rombak Direksi Pengelola Bandara Soekarno-Hatta
Dahlan mengaku perombakan dan penambahan posisi direksi terkait jumlah proyek dan tanggung jawab yang dikelola AP II semakin berat.
"Karena pekerjaan bertambah banyak dan proyek juga bertambah banyak sehingga jumlah direksi yang sekarang kewalahan lah," kata Dahlan di Kementrian BUMN Jakarta, Senin (24/9/2012).
Selain itu Dahlan menjelaskan pergantian dilakukan supaya proyek dan kegiatan yang dikelola oleh AP II bisa lebih fokus.
"Makanya, Direktur operasi khusus mengurusi operasi bandara seperti pelayanan, ketertiban, kebersihan nah yang proyek-proyek baru tadi biar dijalankan oleh direktur pengembangannya," tambahnya.
Mantan Dirut PT PLN (Persero) ini membantah kalau perombahan direksi AP II ini terkait persoalan di internal AP II. "Kita hanya minta pelayanannya lebih baik," imbuhnya.
Berikut struktur Direksi baru PT Angkasa Pura II (Persero):
Direktur Utama: Tri S SunokoDirektur Operasi Kebandarudaraan: Endang A SumiarsaDirektur Pengembangan Kebandarudaraan & Teknologi: Salahudin RafiDirektur Komersial Kebandarudaraan: Rinaldo J AzizDirektur Kargo dan Pengembangan Usaha: Sulistio WijayadiDirektur Keuangan: Laurensius ManurungDirektur SDM dan Umum: Hari CahyonoSusunan Direksi PT Angkasa Pura II (Persero) sebelumnya: Direktur Utama: Tri S SunokoWakil Direktur Utama: Rinaldo J AzizDirektur Operasi dan Teknik: Salahudin RafiDirektur Komersial & Pengembangan Usaha: Sulistyo WijayadiDirektur Keuangan: Laurensius ManurungDirektur Personalia dan Umum: Endang A Sumiarsa
(feb/hen)
Hanya Timbulkan Citra Negatif, Dirjen Kesal Sempat Ada Gayus di Direktorat Pajak
"Kita juga kesel ada si Gayus di Pajak, bahkan kalau ketemu si Gayus pingin gorok saja," kata Fuad ketika ditemui di Gedung DPR, Senin (24/9/2012).
Dikatakan Fuad, Gayus memang memberikan citra sangat buruk bagi Direktorat Pajak, bahkan membuat berita-berita yang muncul menjadi negatif.
"Sehingga apapun yang kita lakukan buruk selalu kesannya, tapi kinerja kita seperti penerimaan pajak terus meningkat dibandingkan dari tahun ke tahun bahkan lebih tinggi pertumbuhan penerimaan pajaknya dibandingkan negara-negara ASEAN tidak diapresiasi," ujarnya.
Bahkan kata Fuad, akibat berita negatif tersebut membuat masyarakat terus menilai jelek Direktorat Pajak, bahkan seperti kemarin Kyiai NU sampai mengancam tidak bayar pajak.
"Bahkan kemarin Kyiai sampai mengancam tidak mau bayar pajak, ini terjadi karena berita-berita negatif yang terus ada, yang bersumber pada kasus Gayus," ucapnya.
Fuad meminta agar masyarakat tidak lagi menilai buruk kinerja Direktorat Perpajakan, pasalnya pihaknya sudah bekerja sekuat tenaga, dan bukan berarti Gayus mengemplang Rp 75 miliar berarti bosnya justru lebih besar.
"Tidak, bukan berarti Gayus yang kecil tersebut gelapkan Rp 75 miliar bosnya jauh lebih besar, tidak, dia ketahuan karena memang menggelapkan pajaknya gede sekali," tandasnya.
(rrd/dru)
Selesaikan Kasus Keuangan, OJK Bakal Gandeng Penyidik Kepolisian
"Menurut hukum perdata, penyidik itu cuma 2, yaitu PNS dan kepolisian," ujar Muliaman ketika ditemui dalam diskusi OJK di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/9/2012).
Selain kepolisian, Muliaman menyatakan penyidik dari Pegawai Negeri Sipil awalnya adalah penyidik dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK). Namun, dengan masuknya Bapepam LK ke dalam OJK yang merupakan lembaga independen, maka pihaknya tengah mencari cara untuk mengatasi status penyidik PNS ini.
"PNS dulu diwakili Bapepam, nanti karena PNS Bapepam bukan PNS lagi. Kita sedang memikirkan bagaimana untuk tetap memiliki penyidik PNS untuk membantu penyidik kepolisian," jelasnya.
"Oleh karena itu saya akan melakukan konsultasi dengan Kapolri untuk bagaimana ini bisa kita sepakati bersama-sama agar ada dukungan dari kepolisian supaya kita juga punya penyidik PNS di OJK," tambahnya.
Selain itu, Muliaman menyatakan OJK akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK). Melalui MoU tersebut, OJK akan bergabung dengan Bank Indonesia (BI), Kementrian Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"OJK anggota dari FKSSK, OJK perlu cepat masuk dalam MoU ini, sejalan meningkatkan kapasitas, agar OJK punya SDM dan sistem pemantauan yang lebih bagus," tandas Muliaman.
(nia/dru)
AP II Tegaskan Tak Ada Gangguan Radar Pasca Mati Lampu
"Nggak ada gangguan (radar)," kata General Manager Terminal II Bandara Soetta Syaiful Bahri kepada detikFinance, Senin (24/9/2012)
Ia menyatakan gangguan pasokan listrik di terminal I dan II telah normal pada pukul 16.06 WIB.
"Sudah Allhamdullilah, 16.06 (Wib) PLN sudah clear, sudah tidak ada gangguan lagi," kata Syaiful.
Syaiful menjelaskan, saat pasokan listrik dari PLN terhenti, sistem genset atau UPS dari terminal I dan II hidup sehingga operasional bandara tetap berjalan meskipun pasokan listrik dari PLN padam.
"Waktu listrik PLN padam semua prosesnya berjalan dengan baik, kita menggunakan system priority," imbuhnya.
System priority yang dimaksudkan adalah ketika terjadi pemadaman listrik, kegiatan operasional bandara yang terkait pelayanan terhadap pesawat dan penumpang berjalan normal namun untuk fasilitas yang tidak menjadi prioritas bisa dipadamkan listriknya.
"Anggapan masyarakat yang belum tahu, ketika ada 20 lampu yang hidup cuma 10 dan 10 mati, itu kan non priority," tambahnya.
(feb/hen)
Wednesday, 25 April 2012
Dahlan Ajak Seminar di Kantornya, Asal...
"Berapa banyak dari BUMN yang hadir? Kalau mayoritas banyak yang hadir dari BUMN kita pindah saja ke kantor BUMN," ungkap Dahlan, saat menghadiri seminar Optimalisasi Human Capital, di Aryaduta, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
Namun, kehadiran anggota BUMN yang ada nyatanya lebih sedikit dari keberadaan swasta. Karenanya seminar akhirnya tetap dilanjutkan di Hotel Aryaduta. "Ada sekitar 20 persen pak dari BUMN yang hadir," ujar salah satu peserta seminar.
Sekadar informasi, Kementerian BUMN mengadakan Seminar HR Award 2012 dengan tajuk “Optimalisasi Hukum Capital untuk MeningkatkanKinerja Bisnis Korporasi BUMN dan Swasta” . Seminar ini dilakukan guna meningkatkan kinerja bisnis koorporasi BUMN dan swasta.
Selain itu, Dahlan menambahkan, seminar ini juga akan membahas reformasi birokrasi di kalangan BUMN. "Pemikiran saya kalau membahas reformasi birokrasi itu identik dengan upaya menuntut kenaikan gaji, mudah-mudahan ini tidak terkait kenaikan gaji," tukas Dahlan. (mrt)
Regional Bimbang, IHSG Dibuka Terkoreksi
Indeks LQ45 tampak merosot 3,21 poin atau 0,5 persen ke 706,76, Jakarta Islamic Indeks (JII) terperosok 2,57 poin atau 0,4 persen ke 569,22. Demikian juga IDX30 yang melemah 1,91 poin atau 0,5 persen ke 357,03.
Saham-saham di Asia bergerak dua arah dengan indeks Shanghai turun 3,24 poin atau 0,14 persen, indeks Hang Seng bergerak flat di 20.674,51, indeks Nikkei menguat 6,41 poin atau 0,18 persen dan indeks Straits Times turun tipis 1,15 poin atau 0,04 persen.
Riset Trimegah Sekuritas mengungkapkan, dengan indikator seperti tekanan jual di saham batu bara sudah mulai reda dan mulai muncul minat beli. Sektor perbankan masih mengalami tekanan, sehingga cenderung bergerak turun atau naik terbatas, maka IHSG diperkirakan masih mampu melaju.
"Sentimen global hari ini kami perkirakan dapat membawa kenaikan untuk IHSG, meski masih dalam rentang 4.100–4.190," ungkap riset tersebut, Rabu (25/4/2012).
Terpantau, 36 saham bergerak melemah dengan 49 saham menguat dan 95 saham bergerak stagnan. Adapun nilai transaksi tercatat sebesar Rp261,548 miliar dari 263,475 juta saham diperdagangkan, dengan aksi jual oleh investor asing sebesar Rp68,978 miliar.
Mayoritas sektor IHSG bergerak melemah dengan sektor tambang turun 15,25 poin atau 0,6 persen, sementara sektor agri kultur turun 22,97 poin atau 1 persen, dan sektor infrastruktur merosot 2,86 poin atau 0,4 persen. Sedangkan sektor properti terpantau mampu menguat 2,10 poin atau 0,7 persen.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp200 ke Rp10.100, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp43.100 dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik Rp200 ke Rp3.800.
Saham yang melemah (top losers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp750 ke Rp59.250, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp500 ke Rp21.700 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 ke Rp19.200.
BBM Bersubsidi Diusulkan Tidak Naik Tahun Ini
Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN), Aviliani, mengusulkan hingga akhir tahun BBM tidak naik, dengan catatan adanya pembatasan BBM bersubsidi bagi mobil jenis tertentu.
"Jadi intinya kita ingin hingga akhir tahun tidak naik BBM, pembatasan penting, kalau pemerintah nilai cc penting kenapa tidak dilakukan? Gas saja berhasil kita lakukan kok," ungkap dia kala ditemui di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (24/4/2012) malam.
Dia mengatakan, secara teknis, pembatasan tersebut diserahakan kepada pemerintah. KEN, lanjut dia, hanya mengusulkan agar semuanya siap dengan cara tertentu. "Kita tidak ke teknis tapi ke strategis gitu," kata dia.
"Harus dipilih apapun, entah itu cc atau modelnya aturan yang boleh mengizinkan mobil tertentu. UKM kan perlu jadi kita usulkan dengan pelat yang dibedakan, ada mekanismenya," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam Undang-Undang (UU) APBN Perubahan pemerintah memasukan satu pasal yang memungkinkan adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Namun, kenaikan harga BBM bersubsidi juga memicu adanya penimbunan barang.
"Ya, BBM jangan naik, tapi dengan pembatasan. Itu berguna bagi investor, juga bagi spekulan karena mereka menimbun barang sampai harga naik," ungkap Aviliani
PLN Solo Jamin Listrik Tak Padam Selama UN
Lebih lanjut dia mengatakan, pada April 2012, hampir tidak ada pekerjaan yang memerlukan pemadaman. Pekerjaan perbaikan instalasi memang ada, tetapi dengan tim PDKB, yakni tim yang bisa mengerjakan perbaikan instalasi tanpa harus melakukan pemadaman listrik. “Kecuali lokasi perbaikan jauh dari pemukiman, sekolahan atau daerah keramaian. Maka baru dilakukan pemadaman aliran listrik,” ungkap Suharmanto.
JIka memang terpaksa harus dilakukan pemadaman, kata Suharmanto lagi, maka PLN memberitahu dan meminta izin kelurahan hingga RT setempat. Sehingga bila ada kegiatan di tempat itu, maka bisa dilakukan langkah antisipasi.
Selain itu, PLN juga membentuk posko-posko yang siap mengatasi sewaktu-waktu terjadi gangguan. “Petugas yang berada di Posko akan langsung segera melakukan perbaikan dengan meminimalisir adanya pemadaman,” jelasnya.
Intinya, kata Suharmanto, PLN berupaya keras meminimalisir terjadinya pemadaman dengan tujuan agar mereka yang belajar maupun saat Ujian Nasional berlangsung tidak terganggu gara-gara listrik padam.