Kelangkaan air kemasan galon di Jabodetabek dikeluhkan banyak kalangan,
mulai dari agen, pengecer hingga ke konsumen. Kelangkaan ini membuat
harga produk tersebut melonjak jadi Rp 15.000-16.000 dari harga normal
Rp 12.500/galon.
Seorang konsumen air kemasan galon, Dudy
mengeluhkan langkanya air kemasan galon di daerah tempat tinggalnya di
Depok Beji. Ia mengaku harus menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk
mendapatkan produk ini, dan itupun menurutnya belum tentu dapat.
"Saya
cari sampai ke agen-agen kosong, ke mini market Alfa, Indomaret kosong
juga. Sampai saya harus ke UI Depok pun nggak ada, semua bilang nggak
ada mas, belum dikirim," ungkap Dudy kepada detikFinance, Jumat (5/10/12).
Pria
yang sudah satu tahun lebih mengkonsumsi air kemasan galon ini
mengatakan, hanya sesekali dia bisa mendapatkan air kemasan galon ini.
Namun dengan harga yang lebih mahal.
"Susah, saya pikir ini pasti
ada permainan, eh ternyata bener. Tadinya harganya Rp 12.500 kemarin
dapet harganya sampai Rp 15-16 ribu," keluh Dudy.
Dengan kondisi
seperti ini, Dudy terpaksa harus mengkonsumsi air kemasan galon isi
ulang yang lebih murah. Namun menurutnya itupun karena faktor
keterpaksaan.
"Asalnya nggak pernah, cuma baru-baru ini aja
karena susah, walaupun takut itu bersih apa nggak. Mau nggak mau,
daripada nggak minum," katanya.
Secara terpisah, seorang konsumen
air kemasan galon Hatta pun mengeluhkan hal yang senada. Di tempat
tinggalnya di Bekasi, kelangkaan air kemasan galin ini sudah dirasakan.
"Di Bekasi juga langka, saya pesan dari kemarin-kemarin, udah 1 minggu nggak ada yang kirim-kirim," katanya.
Sementara
itu seorang pengusaha air minum kemasan galon isi ulang, Yanti, karena
sampai sekarang omzet penjualannya tidak mengalami perubahan.
"Nggak
ada perubahan walaupun air aqua galon lagi langka," ungkap Yanti saat
ditemui detikFinance di tempat usahanya di kawasan Kebon Sirih, Jakarta
Pusat.
No comments:
Post a Comment