Saturday, 6 October 2012

Produksi Minyak Anjlok ke 842.974 BOPD, Ini Alasan BP Migas

Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mengakui sampai saat ini produksi minyak terus turun. Produksi pada 4 Oktober lalu tercatat hanya 842.974 Barel Oil Per Day (BOPD). Deputi Pengendalian Operasi BP Migas, Gde Pradyana, mengatakan, produksi minyak mentah saat ini memang sedang turun-turunnya karena banyak kendala produksi.

Permasalahan utama turunnya produksi secara nasional tidak hanya berkurangnya hasil pada ladang minyak besar seperti Duri, Minas dan lainnya, tapi juga adanya perbaikan alat.

"Saat ini sedang ada beberapa pekerjaan dulu di lapangan yg ikut membuat produksi minyak dan gas berkurang. Antara lain, pekerjaan Turn Around (TAR) pada Train-1 Tangguh di Papua yang akan berlangsung sampai akhir bulan ini," kata Gde kepada detikFinance, Sabtu (6/10/2012).

Dikatakan Gde, pengerjaan di Train-1 Tangguh tersebut, membuat produksi gas turun sekitar 930 juta kaki kubik ber hari/mmscfd dan kondesat turun 5.000 barel.

"TAR di Train-1 Tangguh membuat produksi gas kita dari Tangguh turun sekitar 930 mmscfd dan kondensat 5000 barel. Minyak dan gas tersebut tidak hilang, tapi masih tersimpan di dalam perut bumi," ungkap Gde.

Terkait terus turunnya produksi minyak Indonesia tiap harinya, menurut Gde hal tersebut merupakan hal yang biasa terjadi. "Produksi harian akan selalu naik-turun? Nanti setelah TAR dan pekerjaan-pekerjaan di lapangan lain selesai maka produksi akan naik lagi," yakin Gde.

No comments:

Post a Comment