Wednesday, 25 April 2012

Dahlan Ajak Seminar di Kantornya, Asal...

JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengusulkan para peserta seminar pindah ke kantor Kementerian BUMN. Hal tersebut, dilontarkan Dahlan jika memang peserta mayoritas berasal dari BUMN.

"Berapa banyak dari BUMN yang hadir? Kalau mayoritas banyak yang hadir dari BUMN kita pindah saja ke kantor BUMN," ungkap Dahlan, saat menghadiri seminar Optimalisasi Human Capital, di Aryaduta, Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Namun, kehadiran anggota BUMN yang ada nyatanya lebih sedikit dari keberadaan swasta. Karenanya seminar akhirnya tetap dilanjutkan di Hotel Aryaduta. "Ada sekitar 20 persen pak dari BUMN yang hadir," ujar salah satu peserta seminar.

Sekadar informasi, Kementerian BUMN mengadakan Seminar HR Award 2012 dengan tajuk “Optimalisasi Hukum Capital untuk MeningkatkanKinerja Bisnis Korporasi BUMN dan Swasta” . Seminar ini dilakukan guna meningkatkan kinerja bisnis koorporasi BUMN dan swasta.
Selain itu, Dahlan menambahkan, seminar ini juga akan membahas reformasi birokrasi di kalangan BUMN. "Pemikiran saya kalau membahas reformasi birokrasi itu identik dengan upaya menuntut kenaikan gaji, mudah-mudahan ini tidak terkait kenaikan gaji," tukas Dahlan. (mrt)

Regional Bimbang, IHSG Dibuka Terkoreksi

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan terkoreksi 2,48 poin. Namun, pada pukul 09.36 waktu JATS, IHSG makin merosot 8,68 poin atau 0,21 persen ke 4.161,68.

Indeks LQ45 tampak merosot 3,21 poin atau 0,5 persen ke 706,76, Jakarta Islamic Indeks (JII) terperosok 2,57 poin atau 0,4 persen ke 569,22. Demikian juga IDX30 yang melemah 1,91 poin atau 0,5 persen ke 357,03.

Saham-saham di Asia bergerak dua arah dengan indeks Shanghai turun 3,24 poin atau 0,14 persen, indeks Hang Seng bergerak flat di 20.674,51, indeks Nikkei menguat 6,41 poin atau 0,18 persen dan indeks Straits Times turun tipis 1,15 poin atau 0,04 persen.

Riset Trimegah Sekuritas mengungkapkan, dengan indikator seperti tekanan jual di saham batu bara sudah mulai reda dan mulai muncul minat beli. Sektor perbankan masih mengalami tekanan, sehingga cenderung bergerak turun atau naik terbatas, maka IHSG diperkirakan masih mampu melaju.

"Sentimen global hari ini kami perkirakan dapat membawa kenaikan untuk IHSG, meski masih dalam rentang 4.100–4.190," ungkap riset tersebut, Rabu (25/4/2012).
Terpantau, 36 saham bergerak melemah dengan 49 saham menguat dan 95 saham bergerak stagnan. Adapun nilai transaksi tercatat sebesar Rp261,548 miliar dari 263,475 juta saham diperdagangkan, dengan aksi jual oleh investor asing sebesar Rp68,978 miliar.
Mayoritas sektor IHSG bergerak melemah dengan sektor tambang turun 15,25 poin atau 0,6 persen, sementara sektor agri kultur turun 22,97 poin atau 1 persen, dan sektor infrastruktur merosot 2,86 poin atau 0,4 persen. Sedangkan sektor properti terpantau mampu menguat 2,10 poin atau 0,7 persen.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp200 ke Rp10.100, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp43.100 dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik Rp200 ke Rp3.800.
Saham yang melemah (top losers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp750 ke Rp59.250, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp500 ke Rp21.700 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp300 ke Rp19.200.

BBM Bersubsidi Diusulkan Tidak Naik Tahun Ini

JAKARTA - Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diminta ditunda setidaknya tahun depan, meski sebenarnya pemerintah dapat menaikkannya pada tahun ini. Sebab, tahun ini pemerintah akan mengadakan pembatasan.

Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN), Aviliani, mengusulkan hingga akhir tahun BBM tidak naik, dengan catatan adanya pembatasan BBM bersubsidi bagi mobil jenis tertentu.

"Jadi intinya kita ingin hingga akhir tahun tidak naik BBM, pembatasan penting, kalau pemerintah nilai cc penting kenapa tidak dilakukan? Gas saja berhasil kita lakukan kok," ungkap dia kala ditemui di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (24/4/2012) malam.

Dia mengatakan, secara teknis, pembatasan tersebut diserahakan kepada pemerintah. KEN, lanjut dia, hanya mengusulkan agar semuanya siap dengan cara tertentu. "Kita tidak ke teknis tapi ke strategis gitu," kata dia.

"Harus dipilih apapun, entah itu cc atau modelnya aturan yang boleh mengizinkan mobil tertentu. UKM kan perlu jadi kita usulkan dengan pelat yang dibedakan, ada mekanismenya," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam Undang-Undang (UU) APBN Perubahan pemerintah memasukan satu pasal yang memungkinkan adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Namun, kenaikan harga BBM bersubsidi juga memicu adanya penimbunan barang.

"Ya, BBM jangan naik, tapi dengan pembatasan. Itu berguna bagi investor, juga bagi spekulan karena mereka menimbun barang sampai harga naik," ungkap Aviliani

PLN Solo Jamin Listrik Tak Padam Selama UN

SOLO – PT PLN Area Jaringan dan Pelayanan (AJP) Surakarta berkomitmen untuk tidak melakukan pemadaman listrik. Telebih selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2012 berlangsung, baik saat UN tingkat SMA, SMP maupun SD, “Kami jamin berupaya tidak melakukan pemadaman aliran listrik, agar tidak mengganggu jalannya pelaksnaan Ujian Nasional (UN), maupun mereka yang sedang belajar pada malam harinya,” jelas Humas PT PLN AJP Surakarta Suharmanto saat ditemui Okezone di kantornya, Rabu (25/4/2012).

Lebih lanjut dia mengatakan, pada April 2012, hampir tidak ada pekerjaan yang memerlukan pemadaman. Pekerjaan perbaikan instalasi memang ada, tetapi dengan tim PDKB, yakni tim yang bisa mengerjakan perbaikan instalasi tanpa harus melakukan pemadaman listrik. “Kecuali lokasi perbaikan jauh dari pemukiman, sekolahan atau daerah keramaian. Maka baru dilakukan pemadaman aliran listrik,” ungkap Suharmanto.

JIka memang terpaksa harus dilakukan pemadaman, kata Suharmanto lagi, maka PLN memberitahu dan meminta izin kelurahan hingga RT setempat. Sehingga bila ada kegiatan di tempat itu, maka bisa dilakukan langkah antisipasi.

Selain itu, PLN juga membentuk posko-posko yang siap mengatasi sewaktu-waktu terjadi gangguan. “Petugas yang berada di Posko akan langsung segera melakukan perbaikan dengan meminimalisir adanya pemadaman,” jelasnya.

Intinya, kata Suharmanto, PLN berupaya keras meminimalisir terjadinya pemadaman dengan tujuan agar mereka yang belajar maupun saat Ujian Nasional berlangsung tidak terganggu gara-gara listrik padam.

Toyota Astra Financial Services Tawarkan Obligasi Rp1 T

JAKARTA - PT Toyota Astra Financial Services, anak usaha Grup Astra yang bergerak di jasa pembiayaan menawarkan obligasi keduanya senilai Rp1 triliun. Obligasi ini akan dipecah dalam empat seri.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan di Jakarta, Rabu (25/4/2012), empat seri obligasi tersebut antara lain seri A bertenor 370 hari, seri B 24 bulan, seri C 36 bulan, dan seri D 48 bulan.
Obligasi ini mendapatkan peringkat AAA(idn) dari Fitch Rating. Penjamin pelaksana emisi (underwriter) adalah PT HSBC Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Securities. Sementara untuk wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).
Dana hasil obligasi ini akan digunakan untuk pembiayaan kendaraan bermotor. Masa penawaran awal adalah 2-16 Mei 2012, tanggal efektif diperkirakan pada 29 Mei, masa penawaran 30-31 Mei, penjatahan pada 1 Juni, dan pencatatan di bursa pada 6 Juni.

Perseroan sudah menyiapkan penggunaan dana hasil obligasi ini. Untuk itu perseroan akan menggunakan dana yang bersifat jangka pendek agar dana perseroan tidak berlebih alias idle. Perseroan telah memiliki beberapa fasilitas pendanaan bersifat revolving.

Pinjaman revolving adalah fasilitas dengan batas maksimum tertentu yang dapat dipergunakan secara berulang selama pinjaman ditarik dibayar sesuai dengan jatuh tempo yang telah disetujui.

Harga Brent Terus Terkoreksi, WTI Malah Rebound

NEW YORK - Harga minyak mentah Brent tercatat merosot. Kendati demikian, minyak mentah Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI), naik tipis. Sementara, harga bensin berjangka kembali menurun karena pelaku pasar menunggu laporan stok minyak mingguan.

Harga bensin di AS turun hampir satu persen, di mana penurunan tersebut berdasarkan persentase terbesar bagi energi berjangka itu. Premi Brent untuk WTI menyempit menjadi USD14,61 per barel, setelah dalam perdagangan sempat menyentuh USD15,80. Ini penurunan berturut-turut setelah gagal menembus USD16,03 per barel pekan lalu.

Mengutip Reuters, Rabu (25/4/2012), minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun 55 sen menjadi USD118,16 per barel, setelah sempat berfluktuatif ke kisaran  USD117,85-USD118,94 per barel. Sempat melonjaknya harga Brent, karena adanya berita pasokan minyak mentah Laut Utara Forties telah menunda penutupannya. Laut Utara Forties ini merupakan salah satu dari empat tempat yang menjadi patokan Brent.

Sementara, WTI untuk pengiriman Juni naik 44 sen menjadi USD103,55 per barel, setelah sempat menyentuh USD104,10 per barel, dengan rata-rata pergerakan 100 hari sebesar USD102,07 per barel.

Meski begitu, total volume perdagangan minyak mentah Brent dan WTI masih di bawah rata-rata 30 hari, dengan omzet Brent yang lebih tinggi ketimbang WTI.
Stok minyak mentah AS turun 985 ribu barel, stok bensin turun 3,6 juta barel dan persediaan distilat turun 3,6 juta barel. Stok WTI diperkirakan telah meningkat 2,7 juta barel pekan lalu, naik 100 ribu barel dan stok bensin turun 900 ribu barel.

Presiden Setuju Besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak Bertambah

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menegaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung usulan menaikkan besaran penghasilan yang masuk kategori penghasilan tidak kena pajak. Kebijakan ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat.

Muhaimin menyampaikan hal itu dalam silaturahim dengan pimpinan serikat buruh di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Jakarta, Senin (23/4/2012) malam. Agenda tahunan ini dihadiri Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo, Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hasanuddin Rachman, dan sedikitnya 400 pengurus serikat buruh.
”Presiden menyampaikan hal ini dalam rapat terbatas 16 April lalu. Beliau menyetujui usulan agar penghasilan tidak kena pajak dinaikkan supaya buruh bisa lebih sejahtera,” ujar Muhaimin.

Rp 2 juta per bulan
Muhaimin sejak sebulan lalu mengusulkan agar penghasilan tidak kena pajak dinaikkan dari Rp 1,32 juta menjadi Rp 2 juta per bulan. Pemerintah berharap daya beli masyarakat bisa meningkat. Kondisi akan turut mendorong sektor riil.

Usulan kenaikan penghasilan tidak kena pajak ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mendorong kesejahteraan buruh. Strategi lainnya adalah mendorong perusahaan yang mampu agar menaikkan standar kesejahteraan pekerja.

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo seusai menghadiri sidang di Mahkamah Konstitusi menyatakan, pemerintah sedang mengevaluasi usulan ini. Hasil kajian akan dibahas pada sidang kabinet. Keputusan selanjutnya akan dibawa ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk dibahas.
Apakah besaran penghasilan tidak kena pajak yang dibahas adalah Rp 2 juta seperti usulan Menakertrans, Agus mengatakan, nilai tersebut masih dikaji. ”Kami membicarakan hal seperti itu, tetapi belum bisa disampaikan secara resmi,” kata Agus.

Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia Timboel Siregar menyambut baik karena banyak upah minimum provinsi (UMP) lebih dari Rp 1,3 juta per bulan. Timboel meminta pemerintah mengalokasikan subsidi langsung bagi buruh bergaji di bawah Rp 2 juta per bulan agar bisa hidup sejahtera.

Menurut Timboel, kenaikan penghasilan tidak kena pajak tidak akan mengganggu target penerimaan PPh 21 dalam APBN Perubahan 2012 sebesar Rp 89 triliun.
Pengamat ekonomi Yanuar Rizky mengatakan, kenaikan penghasilan tidak kena pajak akan berdampak kepada pekerja formal. Kebijakan ini dikhawatirkan baru menyentuh buruh berpenghasilan di atas UMP dan tidak sepenuhnya sesuai tujuan.

Yanuar meminta pemerintah menghitung cermat rencana tersebut. Dia khawatir, kenaikan penghasilan tidak kena pajak malah memicu inflasi karena harga konsumsi agregat ikut naik. ”Perlu ada insentif pajak bagi perusahaan. Semakin tinggi upah buruh, semakin rendah PPh perusahaan. Bukti kenaikan upah atas inflasi ini boleh menjadi pemotong PPh perusahaan,” ujar Yanuar.

Harga Rumah AS Turun, Harga Minyak Naik

Harga minyak mentah naik pada perdagangan di New York, Selasa (24/4/2012) waktu setempat, salah satunya karena turunnya harga rumah di 20 kota di Amerika Serikat dengan kecepatan yang lambat pada Februari.

Kondisi itu mempertebal optimisme bahwa ekspansi ekonomi AS akan terus berlanjut. Harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengantaran Juni naik 44 sen menjadi 103,55 dollar AS per barrel di Nymex.

Sedangkan minyak Brent untuk penetapan Juni turun 55 sen, atau 0,5 persen, menjadi 118,16 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London. Harga minyak berjangka pun naik 0,4 persen.
Indeks nilai properti S&P/Case-Shiller merosot 3,5 persen dari tahun sebelumnya. Ini merupakan penurunan tahunan terkecil sejak Februari 2011.

Selain karena properti, naiknya harga minyak pun terjadi seiring dengan menguatnya ekuitas dengan pendapatan yang lebih dari perkiraan. "Kami terus mengikuti semua berita utama ekonomi sebagai tanda untuk permintaan," sebut Michael Lynch, President of Strategic Energy & Economic Research, di Winchester, Massachusetts, Selasa waktu setempat.

Menurut dia, ada pantulan di pasar saham yang memberikan dorongan kepada harga minyak. Untuk diketahui saja, survei Bloomberg memperkirakan suplai minyak mentah AS naik 2,8 juta barrel.
Laporan resmi terkait data ini dari Departemen Energi AS akan diumumkan Rabu waktu setempat.

Menanam Bibit Mimpi di Kelas Inspirasi

Sadar akan keinginan memberi wawasan segar kepada anak-anak Sekolah Dasar (SDN), khususnya dari golongan ekonomi lemah, akan variasi profesi di masa depan, lahirlah "Kelas Inspirasi". Program ini menjadi bagian dari gerakan Indonesia Mengajar.

Pelopor Gerakan Indonesia Mengajar, Anies Baswedan, mengatakan, program Kelas Inspirasi merupakan wadah lain untuk mengajak semua pihak membangun pendidikan di Indonesia.
Selain itu, program ini dirancang khusus untuk merekrut tenaga volunteer dari kalangan profesional agar hadir langsung berbagi kisah dan isnpirasi sekaligus menanamkan bibit mimpi untuk bisa melampaui para profesional volunteer itu sendiri.

"Mereka datang itu untuk menitipkan bibit mimpi bahwa kelak mereka (anak-anak) akan bisa lebih dari ini," kata Anies kepada Kompas.com, di SDN Karet Tengsin 01 Pagi, Jakarta Pusat, yang menjadi salah satu sekolah sasaran program Kelas Inspirasi, Rabu (25/4/2012).
Selanjutnya, kata Anies, Kelas Inspirasi juga merupakan sebuah usaha untuk mendekatkan jarak antara kelas menengah terdidik, dengan realitas pendidikan dari golongan masyarakat ekonomi lemah.

"Kita berharap semua orang menjadi terlibat. Kita ingin membuat pendidikan sebagai gerakan bersama, karena pendidikan bukan program lembaga, tapi tanggungjawab setiap orang terdidik," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, hari ini 200 relawan dari berbagai sektor profesi (jurnalis, keuangan, lingkungan dan sebagainya) melakukan cuti bersama untuk mengisi waktu di Kelas Inspirasi. Mereka telah melalui seleksi bersama 659 pendaftar lainnya. 

Hari ini  relawan terpilih secara serentak disebar ke 25 SDN di pelosok Jakarta untuk menjalankan misi Kelas Inspirasi. Para relawan itu tidak hanya berasal dari Jakarta, tapi juga dari berbagai daerah, yakni Kalimantan Timur, Yogyakarta, dan Solo.

Program ini ditujukan untuk mengenalkan siswa dengan variasi profesi sekaligus melecut semangat para siswa untuk meraih masa depannya. Rencananya, program yang baru pertama kali diadakan ini akan terus dilanjutkan, dan digelar beberapa kali dalam setahun.

Pemerintah Tak Tegas soal BBM

Rencana membatasi penggunaan bahan bakar minyak bersubsidi hampir dipastikan akan diambil pemerintah untuk menjaga kesehatan fiskal. Pengumuman atas kebijakan itu tinggal menunggu waktu yang tepat sembari pemerintah terus mendalami opsi tersebut.
”Kami masih tetap mendalami (opsi pembatasan) itu. Hal-hal yang terkait opsi tersebut akan disampaikan pada saat yang tepat. Jadi, jangan dispekulasikan dulu. Ide bagus itu tidak hanya berhenti pada ide, tetapi juga harus diimplementasikan dan diterima mayoritas masyarakat,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Selasa (24/4/2012), seusai Rapat Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta. Rapat dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Dengan belum diumumkannya kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi itu, menurut Hatta, bukan berarti pemerintah batal mengambil kebijakan tersebut. ”Kita belum menentukan tanggalnya, tetapi kita sudah memiliki perencanaan. Tinggal diumumkan. Tunggu saja,” katanya.

Penegasan Hatta ini menunjukkan, pemerintah tidak tegas dalam kebijakan BBM. Sebab, sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, pemerintah akan menerapkan kebijakan pengendalian BBM bersubsidi.

Jero Wacik bahkan menegaskan, kebijakan pengendalian BBM bersubsidi ini akan diterapkan pada mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke atas. Artinya, mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke atas harus menggunakan BBM nonsubsidi yang saat ini harganya sekitar Rp 10.000 per liter. Kebijakan pengendalian ini akan diterapkan 1 Mei di kawasan Jabodetabek dan secara bertahap diterapkan di Jawa-Bali.

Hatta pada 20 April lalu juga menegaskan, paket program pengendalian BBM bersubsidi akan difinalkan pemerintah pada 24 April 2012. ”Nanti Presiden akan pidato dan saya akan menyampaikan satu paparan final dalam rapat kabinet pada tanggal 24,” ujar Hatta saat itu (Kompas, 21 April).

Saat membuka rapat, Presiden menyatakan, pemerintah harus benar-benar serius menjaga pertumbuhan ekonomi sebesar 6,5 persen serta menjaga fiskal tetap aman tanpa harus melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara lagi.

”Dengan harga BBM yang tidak naik dewasa ini, harus ada opsi dan solusi lain. Kalau tidak ada tindakan-tindakan lain yang kita lakukan dengan penuh tanggung jawab, perekonomian kita menuju ke arah yang tidak sehat. Itu tidak kita kehendaki,” kata Presiden.

Menurut Hatta, peran pemerintah daerah cukup penting dalam pengendalian kuota BBM bersubsidi. Hal ini mengingat kuota itu ditentukan pemda dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas. Pemda harus mengawasi penyimpangan yang mungkin terjadi akibat penggunaan BBM bersubsidi yang tidak tepat.

Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani menegaskan, ketidakpastian dalam masyarakat semakin berlipat ganda dengan pernyataan Hatta Rajasa. Sebab, Hatta hanya mengumumkan bahwa pengendalian BBM masih dalam tahap pendalaman.

Sebelumnya, ujar Aviliani, ketidakpastian pada masyarakat timbul terkait Pasal 7 Ayat (6A) Undang-Undang APBN-P 2012 yang memberikan ruang bagi pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi sewaktu-waktu.

Efek ketidakpastian itu di bidang ekonomi, menurut dia, setidaknya ada dua hal. Pertama adalah ekspektasi inflasi akan semakin besar. Kedua, investor di sektor finansial cenderung bersikap menunggu.

Ia menambahkan, pihak KEN sudah memberikan masukan sebelum sidang kabinet yang dilanjutkan dengan pengumuman oleh Hatta. Presiden bersama sejumlah menteri di bidang perekonomian mendengarkan masukan dari KEN. ”Salah satu yang diusulkan KEN adalah memberikan kepastian kepada masyarakat soal harga BBM bersubsidi,” ujarnya.

”KEN sudah mengusulkan, sebaiknya pemerintah mengumumkan harga BBM tidak naik sampai akhir tahun, tetapi diikuti dengan program pembatasan BBM bersubsidi yang harus dilakukan secepatnya sesuai kesiapan para pemangku kepentingan, seperti pemda dan SPBU,” kata Aviliani.
Menurut perhitungan KEN, keuangan negara akan tetap sehat meskipun harga BBM bersubsidi tidak naik sampai akhir tahun. Namun, hal ini harus dibarengi dengan program pengendalian BBM bersubsidi yang paling lambat harus sudah mulai dilakukan pada Juli 2012.

Asumsinya, pemerintah dan DPR dalam pembahasan RAPBN-P 2012 belum memperhitungkan penerimaan negara yang juga akan naik akibat kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP). Hal ini tentunya bisa menjadi faktor penyeimbang.

”Prinsipnya, APBN aman tanpa menaikkan harga BBM bersubsidi, tetapi harus diikuti dengan program pembatasan yang paling lambat dilaksanakan bulan Juli karena biasanya sampai dengan bulan ke-6, cash flow pemerintah masih aman,” katanya.

Sementara itu, pengusaha dan pengurus stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) akan direpotkan oleh peraturan baru terkait pembatasan penggunaan Premium. Hal ini karena selain menjual BBM, kenyataannya SPBU juga harus melakukan pengawasan siapa saja yang berhak dan tidak berhak mendapatkan BBM bersubsidi.

Ketua Himpunan Pengusaha Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Malang Teuku Rizal Pahlevi, Selasa, menjelaskan, meski SPBU tetap akan mematuhi keputusan dan kebijakan pemerintah dalam hal ekonomi BBM, di lapangan yang berhadapan dengan masyarakat adalah pengusaha SPBU dan karyawannya. Belum lagi pengusaha juga memikirkan biaya sistem pemeriksaan stiker yang mungkin harus ditambahkan.

”Tidak mudah membatasi pengaturan penjualan jenis BBM tertentu hanya pada kendaraan tertentu. Tidak mudah meminta kesadaran masyarakat untuk sukarela membeli BBM Pertamax yang harganya pasti mahal karena mencapai lebih dari Rp 10.000 per liter, padahal sebelumnya Rp 6.000 per liter,” katanya.

Hiswana Migas sejak semula juga sudah dimintai pendapat oleh pemerintah sehubungan dengan rencana kenaikan harga BBM yang ternyata batal itu. Jadi, keputusan pemerintah membatasi penjualan BBM Premium juga telah mempertimbangkan kepentingan dan kebutuhan pengusaha SPBU sebagai pengecer.

Sebelum ini, pengusaha SPBU yang merupakan anggota Hiswana Migas juga telah dibuat kerepotan selama demonstrasi berlangsung saat banyak protes terhadap rencana pemerintah menaikkan harga BBM. ”Saat itu, pengusaha harus menambah pengeluaran untuk meningkatkan keamanan SPBU. Padahal, nanti jika harga Pertamax benar-benar telah naik, belum tentu tidak ada demo lagi,” ungkapnya.

Pertambahan beban jumlah karyawan mungkin harus dilakukan untuk meningkatkan ketertiban SPBU saat ada kendaraan yang ditolak mengisi Premium. Namun, selama ini pengusaha SPBU tidak bisa dengan leluasa menambah jumlah karyawan karena harus menyesuaikan dengan besaran keuntungan.

Artinya, jika SPBU harus menambah tenaga untuk mengontrol kartu atau stiker dan meningkatkan pengamanan antara yang berhak mendapat Premium dan tidak, akan berat bagi SPBU.
Saat ini, dengan penghasilan SPBU sebesar Rp 180-Rp 190 per liter, SPBU hanya bisa hidup jika omzet penjualannya lebih dari 20 ton sehari. Jika tidak, akan sangat berat menghidupi operasi perusahaan.

Dahlan Minta SPBU Kawasan Elite Tak Jual Premium

Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan membuat keputusan spontan yang cukup mengejutkan lagi. Kali ini, dia menginginkan Pertamina tidak menjual Premium di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum di kawasan elite. Alasan Dahlan mengeluarkan keputusan tersebut karena Pertamina sampai saat ini belum memiliki metode yang pas untuk membatasi pemakaian bahan bakar minyak, baik Premium maupun Pertamax.

"Ini tidak perlu keputusan presiden atau keputusan apa pun. Saya minta Pertamina tidak menjual Premium di SPBU kawasan elite," kata Dahlan saat memberikan sambutan dalam acara Optimalisasi Human Capital untuk Meningkatkan Kinerja Bisnis Korporasi BUMN dan Swasta di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Keinginan Dahlan itu muncul secara tiba-tiba. Dahlan ternyata berangkat dari Kementerian BUMN lebih awal 15 menit ke acara di Hotel Aryaduta. Karena masih ada waktu, Dahlan menyempatkan diri untuk mampir ke kantor Pertamina di Jalan Medan Merdeka Timur.

Dahlan tidak berhasil menemui direksi karena direksi sedang rapat. "Karena mereka rapat, ya saya masuk saja ke ruangan, ikut rapat dengan direksi Pertamina. Saya sampaikan unek-unek saya seperti itu," katanya.

Jika keputusan tersebut dilaksanakan, SPBU milik Pertamina di kawasan elite, seperti Pondok Indah, Permata Hijau, dan Rasuna Said/Kuningan, tidak akan menjual Premium. Yang menginginkan Premium bisa membeli di SPBU kawasan pinggiran. Maksudnya, Premium memang akan ditujukan untuk masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah atau yang masih layak disubsidi.
"Soal waktu keputusannya masih menunggu kesiapan Pertamina. Yang penting saya sudah ngomong," ujarnya.

Dollar AS Melemah, Emas Kembali Naik

Harga emas berjangka naik selama tiga kali dalam empat sesi perdagangan di New York, Selasa (24/4/2012) waktu setempat, seiring dengan melemahnya dollar AS sehingga meningkatkan permintaan emas sebagai alternatif investasi.

Kontrak emas berjangka untuk pengantaran Juni naik 0,7 persen menjadi 1.643,80 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram) pada Selasa pukul 1:42 PM, di Comex, New York. Sepanjang tahun ini, harga telah naik 4,9 persen.

Penyebabnya, dollar AS melemah 0,4 persen terhadap sejumlah mata uang utama seiring dengan imbal hasil yang rendah dari obligasi Spanyol dan Italia. Hal itu lantas mengikis kekhawatiran krisis utang Eropa akan memburuk. "Berita dari sejumlah stabilitas di Eropa mendorong dollar AS turun," sebut Sterling Smith, analis pasar Country Hedging, di St. Paul, Minnesota, Selasa waktu setempat.
Ia pun mengatakan, orang bersedia mempertimbangkan aset yang berisiko sekarang ini. Sekarang ini, sejumlah negara kian menumpuk emas sebagai cadangan.

Menurut data Dana Moneter Internasional (IMF), Meksico meningkatkan cadangan emasnya sebesar 16,8 metrik ton menjadi 122,6 metrik ton pada bulan lalu. Negara lain seperti Turki, Rusia, Kazakhstan, juga meningkatkan kepemilikan emasnya pada Maret lalu.

Bisnis Hotel Cerah

Di tengah kondisi perekonomian global yang lemah, peluang bisnis perhotelan di Indonesia justru berkembang. Selama beberapa tahun terakhir, hotel skala menengah dan hotel minimalis atau hotel ekonomis tumbuh pesat di sejumlah kota di Tanah Air.

Kondisi ini diungkapkan sejumlah praktisi hotel dan pengembang hotel dalam Seminar ”Hosiptality Investment World Indonesia 2012” di Jakarta, Selasa (24/4).
President Director Jakarta International Hotels Association Poul Bitsch mengatakan, kendati ketidakpastian kondisi ekonomi global diprediksi berlanjut hingga tahun ini, permintaan hotel diprediksi terus tumbuh.

Pada tahun 2012, pertumbuhan hotel di Indonesia diprediksi juga signifikan. Selain ditopang perekonomian yang kuat dan perkembangan wisatawan, pertumbuhan itu juga dipengaruhi oleh perkembangan hotel minimalis (budget hotel), hotel ekonomis (economic hotel), dan hotel menengah yang dikelola operator dalam negeri dan luar negeri.

Di Jakarta, misalnya, beberapa operator lokal yang mengelola hotel minimalis dan hotel menengah terus tumbuh, seperti Pop, Amaris, MaxOne, Whiz, dan Fave. Selain itu, hadir juga hotel dengan operator asing, di antaranya Formule One, Tunes, dan Holiday Inn Express. Pertumbuhan hotel kelas menengah dan minimalis juga berlangsung di Bali serta kota-kota besar di Pulau Jawa.
Menurut President Director Tauzia Hotel Management Marc Stainmeyer, perekonomian Indonesia yang kuat, pertumbuhan masyarakat kelas menengah baru, dan tingkat suku bunga yang rendah memacu pertumbuhan hotel.

Senior Vice President Development Whitbread Asia Pacific Erik van Keulen menilai, Indonesia memiliki pasar yang terus tumbuh dengan segmentasi yang beragam, mulai dari hotel minimalis, hotel ekonomis, hotel menengah, hotel menengah ke atas, sampai hotel mewah. ”Pengembang hotel dituntut untuk fokus, menjamin kualitas, dan harga sewa yang terjangkau.”
Marc Stainmeyer menegaskan, hotel minimalis tidaklah identik dengan hotel murah sebab konsumennya bervariasi, mulai dari kalangan menengah ke bawah, menengah, sampai menengah ke atas.

Oleh karena itu, standar layanan hotel minimalis tetap dituntut prima karena yang membedakan hotel minimalis dengan hotel lainnya hanya tingkatan harga dan ukuran kamar. (LKT)

Kinerja Gemilang Emiten Angkat Bursa AS

Kinerja emiten yang menggembirakan berhasil memuluskan laju mayoritas bursa Wall Street, Selasa (24/4/2012) waktu setempat. Pasar kian sumringah, lantaran indikator perumahan AS terlihat mulai stabil.

Indeks Standard & Poor's 500 ditutup rebound sebesar 0,4 persen ke posisi 1.371,97 pada pukul 4 sore waktu New York. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,6 persen ke level 13.001,56.

Pasar saham rebound pasca terkoreksi kemarin, karena perusahaan-perusahaan di AS menunjukkan kinerja yang gemilang. Sekitar 82 persen dari total perusahaan di S&P yang telah merilis laporan keuangan sejak 10 April lalu, menunjukkan hasil yang melebihi ekspektasi.

Sebut saja, Apple Inc. yang melaporkan keuntungan di kuartal terakhir mencapai hampir dua kali lipat dibanding periode sebelumnya. Tak heran, saham ini melejit 7,5 persen. Tak hanya itu, laba AT&T juga naik melebihi prediksi, lantaran biaya upgrade smartphone lebih rendah dan naiknya penjualan data nirkabel. Alhasil, saham perusahaan telekomunikasi terbesar di AS ini melesat 3,6 persen.

Optimisme terhadap ekonomi pun turut mendongkrak sentimen pasar, setelah data penjualan rumah baru di AS membaik. Biaya pinjaman yang lebih murah membantu menstabilkan pasar real estate. Tak heran, para ekonom memprediksi, anggota Federal Open Market Committee pada pertemuan pekan ini, akan mempertahankan suku bunga di level rendah setidaknya sampai akhir 2014.
David Kelly, analis pasar di JPMorgan Funds menilai, saham memiliki ruang untuk bergerak lebih tinggi. "Laba perusahaan terlihat sehat. Sementara, pasar perumahan membaik. Ini adalah indikasi pasar berada di atas, ketika orang-orang bersemangat," ungkapnya.

BRI Beri Pinjaman Telkom Vision

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk memberikan fasilitas pinjaman Rp 225 miliar untuk PT Indonusa Telemedia (Telkom Vision), anak usaha PT Telkom Indonesia (persero) Tbk.

Pinjaman itu dialokasikan untuk belanja modal Telkom Vision pada tahun 2012. Siaran pers yang diterima Kompas, Selasa (24/4/2012), menyebutkan, dana tersebut akan digunakan untuk membeli dekoder dan prasarana televisi prabayar.

Direktur Bisnis Kelembagaan dan BUMN BRI Asmawi Syam mengatakan, potensi pertumbuhan bisnis media besar karena penetrasi pasar yang masih rendah.

"Selain itu, tahan terhadap perubahan kondisi ekonomi," kata Asmawi.

Hingga saat ini, BRI telah menyalurkan kredit kepada Telkom Grup sebesar Rp 6,18 triliun. Khusus tahun ini, BRI mengalokasikan pinjaman untuk Telkom sebesar Rp 3,25 triliun, guna mendukung rencana investasi perusahaan.


View the original article here

Ekonom: Peringkat Layak Investasi dari S&P Soal Waktu Saja

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom A Tony Prasetiantono menilai wajar bila keputusan Standard&Poor's untuk memberikan peringkat layak investasi terkendala kebijakan Pemerintah terkait bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Menurut dia, Pemerintah bisa mengatasi kekhawatiran S&P itu seiring dengan kondisi harga minyak mentah yang kian menurun belakangan ini. "Saya bisa mengerti bahwa soal subsidi BBM menjadi ganjalan pemberian rating investment grade oleh S&P. Itu logis karena subsidi yang terlalu besar membahayakan fiscal sustainability," sebut Tony kepada Kompas.com, Selasa (24/4/2012).

Namun, kata dia, ada perkembangan menarik dalam sepekan terakhir ini. Harga minyak mentah Brent tertekan turun ke 118 dollar AS per barrel. Penyebabnya yakni pasar dunia mulai rasional. Dengan harga minyak tinggi besar potensinya terjadinya perlambatan ekonomi dunia. Akibatnya, permintaan minyak mentah turun. "Alasan lain, buffer stock minyak AS ternyata lebih besar daripada perkiraan, ini menyebabkan tekanan harga minyak turun," tambah Tony.

Dengan situasi ini, lanjut dia, maka harga minyak tampaknya akan tertahan atau berhenti berakselerasi. Namun demikian, sulit juga membayangkan harga minyak di bawah harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 105 dollar AS seperti yang dipatok dalam APBN-P 2012 terpenuhi. "Kalaupun meleset masih dalam batas yang wajar," sambungnya.

Bila kondisi tersebut terjadi, kekhawatiran S&P bisa dimentahkan Pemerintah. "Saya yakin investment grade S&P cuma soal waktu saja. Terinterupsi sedikit oleh ketidakpastian harga BBM," pungkasnya.

Seperti diwartakan, S&P pada Senin (23/4/2012), melakukan afirmasi peringkat kredit Indonesia tetap pada level BB+ untuk jangka panjang dan B untuk jangka pendek dengan outlook positif.

Dalam siaran persnya, S&P menyatakan bahwa Indonesia punya kelemahan pada kondisi ekonomi dan institusional. S&P menyatakan telah terjadi ketidakpastian kebijakan akibat adanya penangguhan kenaikan tarif listrik yang telah direncanakan dan ketidakmampuan untuk menerapkan pemotongan subsidi BBM di tengah kenaikan harga minyak dunia, serta sejumlah langkah kebijakan yang diusulkan di bidang industri dan perdagangan.

Akan tetapi, gambaran ekonomi yang masih positif mencerminkan kemungkinan upgrade. Ini bisa terjadi apabila pertumbuhan ekonomi dapat terus meningkat, pasar keuangan yang semakin dalam, dan penerapan kebijakan yang terukur.


View the original article here

Ahli: Beli Saham Newmont Tak Perlu Persetujuan DPR

Guru Besar Hukum Keuangan Publik Universitas Indonesia, Arifin P Soeria Atmadja, menyatakan, Menteri Keuangan Agus Martowardojo punya wewenang penuh dalam melakukan divestasi 7 persen saham PT Newmont. Dengan begitu, tidak perlu Pemerintah meminta persetujuan DPR.

"Divestasi tersebut bukan merupakan penyertaan modal negara (PMN) dan bukan merupakan kekayaan yang dipisahkan sehingga tidak perlu ditetapkan dengan peraturan pemerintah apalagi persetujuan DPR," sebut Arifin, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

Menurut ahli pemohon dalam sidang Sengketa Kewenangan Lembaga Negara antara Presiden, DPR dan BPK ini, landasan hukum divestasi Pemerintah adalah Pasal 41 ayat 1 jo ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 2004 dalam bentuk saham, surat berharga dan investasi langsung yang diatur peraturan pemerintah yakni Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2008 tentang Investasi Pemerintah.

"Divestasi saham yang dilakukan Pemerintah tidak dilakukan dalam keadaan tertentu yang memerlukan persetujuan DPR sehingga Pasal 24 ayat 7 UU Nomor 1 Tahun 2004 tidak berlaku bagi divestasi saham PT NNT oleh Pemerintah," tambah Arifin.

Ia menuturkan, maksud keadaan tertentu adalah keadaan yang mengharuskan Pemerintah melakukan fungsinya dengan segera karena dalam keadaan darurat. Keadaan itu seperti adanya krisis moneter yang dapat mengguncang perekonomian negara dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. "Divestasi saham PT NNT oleh Pemerintah tidak termasuk ke dalam mengguncangkan perekonomian negara," pungkas Arifin.

Barang Kerajinan "Tumplek Blek" di JCC

Para pecinta barang-barang kerajinan silakan datang ke Jakarta Convention Center mulai Rabu (25/4/2012) ini sampai akhir pekan nanti. Sebanyak 1.800 perusahaan kerajinan "tumplek blek" di tempat itu, memamerkan sekaligus menjual berbagai macam produk mereka.

Ajang bernama Inacraft 2012 tersebut dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Rabu. Acara pembukaan dibuat bertemakan kebudayaan dan keharmonisan Provinsi Kalimantan Barat. Tidak mengherankan, ketika Presiden dan Ny Ani Yudhoyono tiba di ajan pameran, mereka disambut 12 "pagar ayu" (penyambut tamu) berbusana Dayak, Melayu, dan Tionghoa.

Ada 1.237 stan pameran. Jumlah peserta yang mencapai 1.800 perusahaan kerajinan menunjukkan adanya peningkatan karena pada tahun lalu peserta pameran adalah 1.650 perusahaan. Di samping itu, melalui internet, sekitar 500 pembeli luar negeri menyatakan akan datang. Diperkirakan pembeli asing mencapai 1.000 orang lebih.

Selain berbagai perusahaan kerajinan asal Indonesia, ada pula peserta dari Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Iran, serta Jepang. Panitia memperkirakan jumlah pengunjung mencapai seperempat juta orang. Transaksi dagang diharapkan meningkat 10 persen ketimbang tahun lalu yang mencapai 8,2 juta dollar AS dan penjualan retail Rp 95 miliar lebih.

Di Australia, Tingkat Inflasi Turun Karena Harga Pisang

Turunnya harga pisang dalam beberapa bulan terakhir membuat laju inflasi di Australia menurun tajam sehingga membuka kemungkinan adanya penurunan suku bunga minggu depan.

Harga satu kilogram pisang saat ini di Australia sekitar 3 dollar (hampir Rp 30.000), namun tahun lalu, harganya pernah mencapai Rp 150.000 per kilogram. Tahun lalu badai tropis Yasi memporakporandakan ladang pisang di negara bagian Queensland.

Tidak seperti di negara lain, Australia sangat ketat membatasi eskpor  buah-buahan dari luar negeri, karena kekhawatiran akan masuknya hama. Karena turunnya harga pisang dalam 3 bulan terakhir, laju inflasi selama empat bulan  terakhir hanya naik 0,1 persen, sehingga secara keseluruhan, inflasi baru mencapai angka 1,6 persen.Padahal dalam masa dari April sampai Desember tahun lalu, laju inflasi adalah 3,1 persen.

Oleh karenanya, Perdana Menteri Australia Julia Gillard dan berbagai menteri senior pemerintah sudah mengeluarkan harapan bahwa Bank Sentral Australia (RBA) akan menurunkan suku bunga ketika bertemu minggu depan.

Menurut laporan koresponden Kompas di Australia, L. Sastra Wijaya, suku bunga sekarang adalah 4,25 persen. Sama seperti di banyak negara lain, Bank Sentral Australia memiliki kuasa independen guna menentukan suku bunga tanpa adanya campur tangan dari pemerintah.

Selain menurunnya harga pisang, harga barang-barang elektronik, biaya perjalanan ke luar negeri juga menurun namun tarif listrik, air dan gas meningkat pesat.  Masalahnya sekarang adalah bila pun tingkat suku bunga diturunkan oleh Bank Sentral, belum tentu bank-bank besar di negeri ini akan ikut juga menurunkan suku bunga mereka.

Empat bank besar Commonwealth Bank, ANZ, NAB dan Westpac dalam beberapa bulan belakangan mengatakan mereka akan menentukan tingkat suku bunga sendiri, tidak serta merta mengikuti apa yang diputuskan oleh bank sentral.

Pemerintah Australia sudah menyatakan kekesalannya atas tindakan para bank tersebut, dan mendesak konsumen untuk pindah bank, untuk mencari suku bunga yang lebih kompetitif.

Central Park Mall Raih Penghargaan Internasional

Central Park Mall Jakarta menerima penghargaan untuk kategori The Best Retail Development, The Best Public Service, dan The Best Public Service oleh The Asia Pacific Property Awards 2012. Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Property and Hospitality Summit 2012 di Hotel JW Marriott Kuala Lumpur, Malaysia, 26-27 April 2012.
Executive Director Central Park Mall, Veri Y Setiady dalam siaran persnya Rabu (25/4/2012) menjelaskan, Central Park Mall akan mewakili Indonesia dalam ajang tersebut, untuk kembali berkompetisi dengan pusat perbelanjaan lainnya di Asia Pasifik. "Nanti akan diketahui apakah Central Park Mall memenangkan five-star atau highly commended award dalam tiga kategori bergengsi tersebut," kata Veri.

The Asia Pacific Property Awards 2012 merupakan bagian dari rangkaian International Property Awards, di mana logo perusahaan pemenang penghargaan akan diakui sebagai simbol keunggulan dan bergengsi dalam dunia industri properti global.

"Penghargaan ini menjadi bukti dari hasil kerja keras Central Park PT Agung Podomoro selalu berinovasi dan berkompetisi di kancah internasional untuk menjadi yang terbaik di Asia Pasifik," jelas Veri.

"Selama dua tahun berdiri, Central Park telah menyabet berbagai penghargaan berskala internasional di antaranya Highly Commended Retail Development by Asia Pacific Property Awards 2011, Finalists of World Architecture Festival Awards 2011 in the shopping (inc. mixed-use) dan Shopping Centers (Large) category, and ICSC Global Awards as Finalist of 'The Best Innovative Design & Development of a new Retail Project," tambah Zico R Hansakarya selaku Media & PR Manager Central Park Mall.

Di penghujung tahun 2012, pemenang penghargaan dengan nilai tertinggi dari Asia Pacific Property Awards 2012 akan bersaing dengan perusahaan pemenang lain dari Eropa, Afrika, Amerika dan Saudi untuk menemukan peserta terbaik di tingkat dunia. Wilayah Asia Pasifik sendiri memiliki catatan prestasi yang tinggi untuk tingkat internasional, setelah meraih 13 penghargaan dalam World's Best 2011.

Panel juri terdiri dari 70 profesional di antaranya Fiona Nixon, Chairman of the Australian Institute of Architects; Patrick Grove, co-founder of IPGA Ltd; Peter Bolton King, group chief executive of the National Federation of Property professionals; David Dalby of the Royal Institute of Chartered Surveyors (RICS); dan Mike McNamara of the Royal Bank of Scotland (RBS).

Pembatasan BBM Molor, Pemerintah 'Nombok' Subsidi Rp 5 Triliun/Bulan

Kebijakan pembatasan konsumsi ?BBM subsidi dengan melarang mobil cc tertentu menggunakan bensin premium ditunda. Tingkat konsumsi bensin subsidi bakal terus melonjak dan negara harus menombok Rp 5 triliun per bulan.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo di kantor presiden, Jakarta, Selasa (24/4/2012). "Kita ada simulasinya. Dan iya memang setiap bulan tertunda bisa membuat Rp 5 triliun tambahan subsidi itu akan terjadi," jelasnya.

Lonjakan dana subsidi terjadi karena konsumsi BBM subsidi pasti melonjak, apalagi saat ini harga bensin premium masih Rp 4.500, sedangkan Pertamax sudah tembus Rp 10.000 per liter.
Angka subsidi energi sebesar Rp 137,38 triliun yang ditetapkan tahun ini bisa melonjak. Faktor lain selain konsumsi, yang bisa membuat subsidi ini melonjak adalah jika rupiah melemah terhadap dolar AS, lalu kenaikan harga minyak internasional. Pemerintah akan menjaga volume konsumsi BBM subsidi tak melebihi 40 juta kiloliter (KL) tahun ini.

Dikatakan Agus Marto, lonjakan subsidi Rp 5 triliun per bulan ini harus terus disiapkan oleh pemerintah sehingga BBM subsidi terus ada. Sebelumnya pihak Pertamina mengatakan, ditahannya harga BBM subsidi tetap murah Rp 4.500 ini membuat impor BBM subsidi bakal meningkat dari tahun lalu yang sebesar 12 juta kiloliter.

Almarhum Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo juga mengatakan, murahnya harga BBM dan meningkatnya impor ini hanya menguntungkan para importir minyak atau yang dikenal dengan istilah mafia impor.

Bursa Global Sudah Semangat, IHSG Masih Lesu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal menyerap sentimen positif bursa global dan hanya bisa melemah tipis 4 poin. Investor cenderung masih lakukan aksi tunggu. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.190 per dolar AS dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin di Rp 9.185 per dolar.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 4,491 poin (0,11%) ke level 4.165,862. Sedangkan Indeks LQ45 melemah tipis 1,145 poin (0,16%) ke level 708,824.

Membuka perdagangan, Rabu (25/4/2012), IHSG menipis 4,934 poin (0,12%) ke level 4.165,419. Indeks LQ45 turun tipis 1,212 poin (0,17%) ke level 708,757.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah tipis 1,873 poin (0,04%) ke level 4.168,480. Sementara Indeks LQ45 menipis 0,998 poin (0,14%) ke level 708,917.
Kemarin, IHSG naik 14 poin akibat aksi akumulasi saham oleh investor lokal. Pasar Asia dan IHSG bergerak fluktuatif sejak awal perdagangan.

Semalam, indeks-indeks acuan di Wall Street berhasil menguat dibantu laporan kinerja emitan yang positif, salah satunya 3M Co. Sayangnya, saham Apple menyeret Nasdaq ke zona merah.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed menyambut sentimen positif dari pasar global tersebut. Rentang pergerakannya masih tipis dan belum signifikan.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 7,80 poin (0,33%) ke level 2.381,03. ?Indeks Hang Seng naik tipis 39,91 poin (0,19%) ke level 20.717,07. ?Indeks Nikkei 225 menguat 78,61 poin (0,83%) ke level 9.546,65. ?Indeks Straits Times menipis 1,57 poin (0,05%) ke level 2.972,80. ?
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.190 per dolar AS dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin di Rp 9.185 per dolar.?

UNSP Dikoleksi Investor Strategis, Target Rp 500?



Beredar kabar bahwa salah satu investor strategis dari Singapura akan membeli sebagian besar saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) yang dilepas Grup Bakrie.
Menurut salah satu pelaku pasar, beberapa bulan belakangan, investor asing ini sudah mulai mengumpulkan UNSP melalui pembelian langsung di pasar. Aksi beli ini dilakukan setelah investor ini terlambat membeli pada saat Bakrie and Brothers melepas 170.480.537 lembar saham UNSP pada akhir tahun 2011 lalu.

"Namun dalam waktu dekat ini rencananya saham UNSP akan kembali dilepas dan investor ini sudah menyatakan minatnya untuk membeli pada level harga premium Rp 500 per lembarnya," kata si pelaku pasar tersebut, Rabu (25/4/2012).

Mengenai jumlah saham yang akan dibeli, kata dia, kedua belah pihak masih dalam tahap negosiasi. Namun rumornya, Bakrie akan melepas sekitar 7% kepemilikannya kepada investor asing ini.

Pada perdagangan kemarin, UNSP ditutup pada level Rp 300 atau naik 5 poin (+1,69%) dengan total nilai transaksi sejumlah Rp 7,7 miliar.
Disclaimer: Redaksi detikFinance tidak bertanggung jawab atas isi dari rumor saham ini. Semua keputusan investasi tetap berada di tangan investor.

Akhirnya! Pembatasan BBM Subsidi Makin Tak Jelas


Selasa, 24/04/2012 20:54 WIB
Akhirnya! Pembatasan BBM Subsidi Makin Tak Jelas 
Rachmadin Ismail - detikFinance
google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4681447186'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '4685348676'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#33607A'; google_color_text = '#666666'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Jakarta - Sidang kabinet paripurna yang dipimpin oleh Presiden SBY hari ini tak memutuskan soal kapan dan bagaimana pembatasan BBM subsidi. Bahkan pemerintah belum memberikan ketegasan apakah akan ada pembatasan BBM subsidi.

"Jadi kita masih menguji, please jangan dikatakan pemerintah batal, tidak pernah. Pemerintah kan belum pernah menetapkan kapannya itu, jadi memang belum, yang benar itu ya belum menentukan tanggalnya, tapi kita tetap sudah memiliki rencana itu, tinggal nanti kita umumkan," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai sidang kabinet di kantor presiden, Selasa (24/4/2012)

Hatta menuturkan pemerintah belum memutuskan apa metode pembatasan BBM subsidi. "Masih kita exercise. Kita masih menguji, dengan simulasi-simulasi seperti apa kalau ini diimplementasikan seperti apa nanti ketersediaan seperti apa pengendaliannya. Semua itu harus secara operasional mudah dikendalikan, dan mudah diterima. Itu intinya, sehingga kita tidak mau buru-buru," katanya.

Menurutnya selain kesiapan yang tak boleh terburu-buru, pemerintah juga akan melakukan sosialisasi dengan pemerintah daerah jika ada pembatasan BBM subsidi. Salah satunya masalah ini akan disosialisasikan pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrembangnas).

"Bisa saja, bisa saja presiden menyampaikan, karena pimpinan daerah pun harus tahu policy pemerintah pusat apa dan mereka bisa kita komunikasikan juga," katanya,

Menurut Hatta tahun 2012 memang kuota BBM subsidi hanya mencapai 40 juta kiloliter, meski demikian kalaupun terjadi over kuota pemerintah berharap tidak melebihi 42 juta kiloliter. Ia menambahkan pengendalian BBM subsidi bisa dilakukan dengan hanya mendisiplinkan menjaga kuota BBM subsidi. Hal ini untuk mencegah terjadinya rembesan penyalahgunaan BBM subsidi termasuk di sektor pertambangan dan perkebunan.

"Menurut saya kalau kita bisa menjaga agar tidak terjadi kebocoran kita juga bisa menahan overkuota itu tidak tinggi. Ini sudah 108%, 109% persen dari yang seharusnya, jadi itu artinya kalau dibiarkan akan 44 juta kiloliter kan. Jadi, kita tidak ingin yang tidak berhak itu yang menggunakan, tadi saya sebutkan perkebunan dan pertambangan," katanya.
(hen/dnl)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda! Tutup

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Senin, 23/04/2012 - 20:17
Banyak Diprotes, Bos Kereta Api: Tarif Kami Rp 1.000, Ada yang Lebih Murah? Senin, 23/04/2012 - 16:16
Tak Terima Dituding Sarang Korupsi, Pertamina Siap Somasi Mahfud MD Rabu, 25/04/2012 - 08:49
Widjajono: Pilih Mana, BBM Dibatasi atau Oktober Premium Habis? Selasa, 24/04/2012 - 09:59
Pengusaha SPBU: Alphard Ngirit Pakai Premium, Sebulan Bisa Beli Ipad Sabtu, 21/04/2012 - 23:23
Wamen ESDM Meninggal Dunia di Gunung Tambora Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

View the original article here

Magnus Capital: Indeks Asia Beri Sentimen Negatif

Sorry, I could not read the content fromt this page.

View the original article here

Sentimen Pasar Saham AS Bisa Dorong IHSG


Rabu, 25/04/2012 07:39 WIB
Rekomendasi Saham
Sentimen Pasar Saham AS Bisa Dorong IHSG 
Angga Aliya - detikFinance
google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4681447186'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '4685348676'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#33607A'; google_color_text = '#666666'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin naik 14 poin akibat aksi akumulasi saham oleh investor lokal. Pasar Asia dan IHSG bergerak fluktuatif sejak awal perdagangan.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (24/4/2012), IHSG ditutup menguat 14,862 poin (0,35%) ke level 4.170,353. Sementara Indeks LQ45 naik 1,420 poin (0,20%) ke level 709,969.

Hari ini indeks diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Sentimen positif Wall Street dan bursa Asia bisa sedikit membantu.

Indeks-indeks acuan di Wall Street berhasil menguat dibantu laporan kinerja emitan yang positif, salah satunya 3M Co. Sayangnya, saham Apple menyeret Nasdaq ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones bertambah 74,39 poin (0,58%) ke level 13.001,56. Indeks Standard & Poor's 500 naik 5,03 poin (0,37%) ke level 1.371,97. Tetapi Indeks Komposit Nasdaq menipis 8,85 poin (0,30%) ke level 2.961,60.

Pergerakan bursa Asia pagi hari ini:

Indeks Nikkei 225 menanjak 107,49 poin (1,14%) ke level 9.575,53. ?Indeks KOSPI menguat 10,16 poin (0,52%) ke level 1.973,58. ?
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin berhasil ditutup menguat +0,35% pada 4.170,353 ditengah kekhawatiran akan krisis hutang Eropa serta dampak dari melambatnya ekonomi China. Menguatnya indeks didorong oleh pembukaan bursa Eropa yang rebound setelah turun cukup dalam kemarin. Sementara itu investor akan mencermati pengumuman data makro ekonomi AS seperti penjualan rumah baru dan angka pengangguran. Hari ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas. Kisaran support-resistance 4.150-4.190. Saham pilihan : ITMG, BRAU, BKSL, MNCN, LPCK, ASGR

eTrading Securities
Secara teknikal, IHSG pada perdagangan kemarin bergerak menguat dan kembali tutup di atas MA 5 nya dengan Resistance terdekat saat ini berada di 4195. Indikator stochastic masih bergerak downtrend sementara RSI mulai bergerak uptrend. Pada hari Rabu (25/4) Diperkirakan IHSG pada akan bergerak pada range 4130-4215 dengan kecenderungan menguat. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. CPIN, ITMG, dan ADRO.

(ang/ang)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda! Tutup

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Senin, 23/04/2012 - 20:17
Banyak Diprotes, Bos Kereta Api: Tarif Kami Rp 1.000, Ada yang Lebih Murah? Senin, 23/04/2012 - 16:16
Tak Terima Dituding Sarang Korupsi, Pertamina Siap Somasi Mahfud MD Rabu, 25/04/2012 - 08:49
Widjajono: Pilih Mana, BBM Dibatasi atau Oktober Premium Habis? Selasa, 24/04/2012 - 09:59
Pengusaha SPBU: Alphard Ngirit Pakai Premium, Sebulan Bisa Beli Ipad Sabtu, 21/04/2012 - 23:23
Wamen ESDM Meninggal Dunia di Gunung Tambora Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

View the original article here

BP Migas: Ekspor Gas Rugikan Negara Rp 183 Triliun Keliru dan Menyesatkan


Rabu, 25/04/2012 07:59 WIB
BP Migas: Ekspor Gas Rugikan Negara Rp 183 Triliun Keliru dan Menyesatkan 
Rista Rama Dhany - detikFinance
Foto: Reuters google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4681447186'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '4685348676'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#33607A'; google_color_text = '#666666'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Jakarta - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) meradang ketika dituduh merugikan negara Rp 183 triliun per tahun akibat ekspor gas bumi, bahkan tudingan tersebut dianggap sangat keliru dan menyesatkan.

Menurut Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas BP Migas, Gde Pradnyana, tidak benar bahwa ekspor gas bumi mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp 183 triliun.

"Jadi hitung-hitungan yang menyebutkan bahwa ekspor gas merugikan negara hingga Rp 183 triliun/tahun jelas sangat keliru dan menyesatkan," kata Gde kepada detikFinance, Rabu (25/4/2012).

Sebab, kata Gde hitungan tersebut mengasumsikan harga gas rata-rata sama dengan harga minyak (yaitu US$ 111 per barel oil equivalent (boe) atau setara gas rata-rata sekitar US$ 18,5 per mmbtu).

"Sebagai pembanding, harga gas ekspor melalui pipa atau LNG ke pasar Asia-Pasifik saat ini rata-rata sekitar US$ 15 per mmbtu. Itu bisa dicapai jika harga minyak mentah dunia mencapai sekitar $120/barel," jelas Gde.

Memang diakui, harga gas memang jauh lebih murah dari harga minyak (bbm). "Contohnya harga gas ekspor kita saat ini rata-rata sebesar US$ 12 per mmbtu atau sekitar US$ 72 per boe (1 Barrel Oil Equivalent atau boe kira-kira setara dengan 6 juta British Thermal Unit atau mmbtu). Sementara harga gas kita ke pasar domestik saat ini rata-rata hanya separuhnya, atau sekitar US$ 6-7 per mmbtu atau setara US$ 36 per boe," tukas Gde.

Sebelumnya, Anggota Komiter Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Qoyum Tjandranegara, mengatakan selama ini banyak pihak mempermasalakan produksi minyak mentah Indonesia turun 20-30 ribu barel per hari.

"Tapi hampir tidak ada orang mempermasalahkan gas bumi yang diekspor hampir mencapai 800.000 berel oil equivalen (boe) per hari dengan harga hanya 55% dari hari Bahan Bakar Minyak (BBM)," ungkap Qoyum, di Jakarta, Senin (23/4/2012).

Diungkapkan Qoyum, ekspor gas bumi mencapai 800.000 boe/hari tersebut dalam setahun negara merugi sekitar Rp 183 triliun. Sedikit? Tentu tidak.

"Tapi buktinya tidak ada yang menggugat kondisi tersebut. kenapa bisa Rp 183 triliun? Dari mana angka itu? Saya tidak asal ngomong," tegas Qoyum.

Dijelaskannya, contoh nyata produksi gas bumi pada 2011 adalah 8.430 mmscfd (million standard cubic feet per day) setara dengan BBM 1,5 juta boe/hari. Sebanyak 53% diekspor atau setara dengan BBM 795.000 boe/hari.

"Dengan demikian dalam 1 tahun Negara kehilangan devisa sebesar 795.000 boe x 365 hari x 45% (harga 1 liter BBM) x 1,4 x US$ 111/boe x Rp 9.000/US$ = Rp 183 triliun," ungkap Qoyum.

Qoyum bilang setiap 1 liter setera BBM Gas Bumi diekspor sebagai gantinya dibutuhkan 1 liter BBM impor.

"Jadi harga gas bumi 55% harga 1 liter BBM sehingga untuk membeli 1 liter BBM, Negara ini kehilangan devisa sebesar 45% harga 1 liter BBM. Di samping gas bumi lebih murah, juga lebih bersih lingkungan dan lebih efesien 10-30%," jelasnya.

"Toh melihat keadaan seperti itu di depan mata,tidak ada yang mempermasalahkannya sama sekali, ekspor gas bumi terus terjadi," tandasnya.

(rrd/ang)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda! Tutup

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Senin, 23/04/2012 - 20:17
Banyak Diprotes, Bos Kereta Api: Tarif Kami Rp 1.000, Ada yang Lebih Murah? Senin, 23/04/2012 - 16:16
Tak Terima Dituding Sarang Korupsi, Pertamina Siap Somasi Mahfud MD Rabu, 25/04/2012 - 08:49
Widjajono: Pilih Mana, BBM Dibatasi atau Oktober Premium Habis? Selasa, 24/04/2012 - 09:59
Pengusaha SPBU: Alphard Ngirit Pakai Premium, Sebulan Bisa Beli Ipad Sabtu, 21/04/2012 - 23:23
Wamen ESDM Meninggal Dunia di Gunung Tambora Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

View the original article here

Wah! Tanpa Pembatasan BBM, Subsidi Energi 'Jebol' Jadi Rp 340 Triliun


Selasa, 24/04/2012 19:36 WIB
Wah! Tanpa Pembatasan BBM, Subsidi Energi 'Jebol' Jadi Rp 340 Triliun 
Rachmadin Ismail - detikFinance
Foto: dok.detikFinance google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4681447186'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '4685348676'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#33607A'; google_color_text = '#666666'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Jakarta - Presiden SBY saat ini tengah mencari cara mengamankan anggaran negara karena harga BBM subsidi batal naik jadi Rp 6.000 per liter. Jika tak ada cara menahan konsumsi BBM subsidi, anggaran subsidi energi bisa jebol jadi Rp 340 triliun.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, harus ada kebijakan untuk menjaga konsumsi BBM subsidi tak melebihi jatah 40 juta kiloliter (KL) di 2012. Salah satu cara yang dibahas adalah pembatasan konsumsi BBM subsidi seperti pada mobil cc tertentu.

"Kalau tidak ada kebijakan, tidak ada pengendalian, maka subsidi energi akan mencapai Rp 340 triliun. Itu artinya mendorong defisit anggaran jauh di atas 3 persen," jelas Hatta di kantor presiden, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

Dalam APBN-P 2012 juga disetujui soal subsidi energi Rp 225 triliun dengan rincian subsidi BBM Rp 137 triliun, subsidi listrik Rp 65 triliun, dan cadangan risiko fiskal energi Rp 23 triliun.

Sampai saat ini belum jelas bagaimana bentuk pembatasan BBM subsidi yang akan diputuskan pemerintah dan mulai kapan kebijakan akan berlaku.

Sementara itu di tempat yang sama, Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani mengatakan pihaknya meminta kepada Presiden SBY agar tidak menaikkan harga BBM subsidi sampai akhir tahun, agar ada kepastian bagi investor dan masyarakat.

"Sebaiknya harga tidak naik tapi pembatasan BBM. Dengan adanya pembatasan itu diharapkan ada kepastian juga investor, kalau nanti naiknya tidak jelas," tukas Aviliani.

(dnl/hen)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda! Tutup

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Senin, 23/04/2012 - 20:17
Banyak Diprotes, Bos Kereta Api: Tarif Kami Rp 1.000, Ada yang Lebih Murah? Senin, 23/04/2012 - 16:16
Tak Terima Dituding Sarang Korupsi, Pertamina Siap Somasi Mahfud MD Rabu, 25/04/2012 - 08:49
Widjajono: Pilih Mana, BBM Dibatasi atau Oktober Premium Habis? Selasa, 24/04/2012 - 09:59
Pengusaha SPBU: Alphard Ngirit Pakai Premium, Sebulan Bisa Beli Ipad Sabtu, 21/04/2012 - 23:23
Wamen ESDM Meninggal Dunia di Gunung Tambora Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

View the original article here

Walah! Jual Gas di Dalam Negeri Rp 100 Triliun 'Melayang' Tiap Tahun


Rabu, 25/04/2012 08:35 WIB
Walah! Jual Gas di Dalam Negeri Rp 100 Triliun 'Melayang' Tiap Tahun 
Rista Rama Dhany - detikFinance
google_ad_client = 'ca-pub-6880533263535234'; google_ad_channel = '4681447186'; google_ad_width = 200; google_ad_height = 400; google_ui_version = 1; google_ad_slot = '4685348676'; google_override_format = 'true'; google_ad_type = 'text_html'; google_tl = 3; google_font_face = 'arial'; google_font_size = 'small'; google_tfs = 12; google_color_link = '#33607A'; google_color_text = '#666666'; google_color_bg = '#FFFFFF'; google_color_border = '#FFFFFF'; google_color_url = '#CCCCCC';Jakarta - Produksi gas rata-rata pada 2012 mencapai 8.633 mmscfd dan sebagian besar diekspor keluar negeri. Kenapa? Karena lebih menguntungkan dari pada menjual ke domestik. Pasalnya, selisih harga antara harga luar negeri dengan domestik mencapai Rp 100 triliun per tahun.

Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas BP Migas, Gde Pradnyana mengatakan harga gas untuk domestik lebih murah dibandingkan harga jual gas yang diekspor, selisihnya sekitar US$ 6 per British Thermal Unit (mmbtu).

"Saat ini harga rata-rata gas ekspor sebesar US$ 12 per mmbtu atau sekitar US$ 72 per boe (Barel Oil Equivalent) atau kira-kira setara dengan 6 juta British Thermal Unit atauu mmbtu), sementara harga gas kita ke pasar domestik saat ini rata-rata hanya separuhnya, atau sekitar US$ 6-7 per mmbtu atau setara US$ 36 per boe," ungkap Gde kepada detikFinance, Rabu (25/4/2012).

Menurut Gde, kalau dibandingkan dengan harga gas ke pasar domestik yang rata-rata hanya US$ 6 per mmbtu. Maka tampak bahwa industri hulu migas memberikan "subsidi" (dari selisih harga ekspor terhadap domestik sebesar US$ 36 per boe) ke pembeli domestik.

"Gas yang dibeli domestik minimal sebesar 56% x produksi gas 1,5juta boe per day x selisih harga ekspor dan domestik US$ 36 per boe = US$ 30,24 juta per hari atau US$ 11 miliar/tahun," rinci Gde.

Gde bilang, jika dengan kurs dolar Rp 9000 maka selisih harga ekspor terhadap domestik ini mencapai hampir Rp.100 trilun/tahun.

"Dengan kurs US$ Rp 9.000 dikali US$ 11 miliar per tahun sama dengan Rp 100 triliun per tahun," ucap Gde. Artinya jika menjual gas ke domestik sekitar 56% dari produksi gas 1,5 juta boe per daya selama setahun Rp 100 triliun melayang.

Sebelumnya, Anggota Komiter Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Qoyum Tjandranegara, mengatakan selama ini banyak pihak mempermasalakan produksi minyak mentah Indonesia turun 20-30 ribu barel per hari.

"Tapi hampir tidak ada orang mempermasalahkan gas bumi yang diekspor hampir mencapai 800.000 berel oil equivalen (boe) per hari dengan harga hanya 55% dari hari Bahan Bakar Minyak (BBM)," ungkap Qoyum, di Jakarta, Senin (23/4/2012).

Diungkapkan Qoyum, ekspor gas bumi mencapai 800.000 boe/hari tersebut dalam setahun negara merugi sekitar Rp 183 triliun. Sedikit? Tentu tidak.

(rrd/ang)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda! Tutup

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Senin, 23/04/2012 - 20:17
Banyak Diprotes, Bos Kereta Api: Tarif Kami Rp 1.000, Ada yang Lebih Murah? Senin, 23/04/2012 - 16:16
Tak Terima Dituding Sarang Korupsi, Pertamina Siap Somasi Mahfud MD Rabu, 25/04/2012 - 08:49
Widjajono: Pilih Mana, BBM Dibatasi atau Oktober Premium Habis? Selasa, 24/04/2012 - 09:59
Pengusaha SPBU: Alphard Ngirit Pakai Premium, Sebulan Bisa Beli Ipad Sabtu, 21/04/2012 - 23:23
Wamen ESDM Meninggal Dunia di Gunung Tambora Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com

View the original article here

Ini Dia Bahan Tambang Mentah yang Diekspor Gelondongan

Jenis mineral seperti nikel, bijih besi dan bauksit beberapa contoh bahan mineral tambang yang selama ini dijual mentah-mentah ke luar negeri. Bahan tambang ini umumnya laris manis di pasar internasional walaupun belum diolah.
Hal ini disampaikan oleh Pengamat pertambangan yang merupakan mantan Direktur Eksekutif Asosiasi Indonesian Mining Association (IMA) Priyo Pribadi Soemarno kepada detikFinance, Rabu (25/4/2012) "Istilah ekspor dalam bentuk tanah air itu cocok itu nikel, yang tak perlu proses, bisa langsung dijual, kemudian bauksit bisa langsung dijual ke China, bijih besi juga," katanya.

Walaupun demikian, menurutnya jangan dilihat adanya kenyataan menjual tanah air mentah-mentah ke luar negeri. Menurutnya semenjak ada UU Otonomi Daerah, para pemerintah daerah mengobral perizinan pertambangan. Setidaknya setelah 2002 banyak dikeluarkan izin pertambangan yang wewenangnya diserahkan kepada daerah, termasuk untuk izin pertambangan bijih besi, bauksit dan nikel. "Umumnya bahan tambang tadi dijual begitu saja, jadi kalau ada istilah dijual tanah air itu benar," katanya.

Ia mencontohkan, di Indonesia timur kandungan bahan tambang nikel sangat tinggi. Sementara di bagian barat Indonesia paling banyak kandungan bauksit, namun untuk bijih besi paling banyak di pantai selatan Sumatera dan Jawa.

"Untuk produksi nikel kita nomor 5, kalau menyetop agak problem, kalau kita stop orang lain jual, karena banyak negara lain punya nikel, beda dengan timah, Indonesia produsen nomor dua," katanya.

Ia mengakui mengekspor mentah-mentah Tanah Air merupakan sebuah kerugian bagi Indonesia. Hal ini karena eksportir tak mendapatkan nilai tambah lebih, padahal jika diolah di dalam negeri, nilai jual bauksit, nikel maupun bijih besi bisa mencapai puluhan kali lipat dari harga mentahnya.
"Nikel itu dijual mentah-mentah US$ 40 per ton, padahal kalau sudah jadi fero nikel harganya sudah mencapai US$ 1.200 per ton, kalau diproses sampai sampai 10 kali lipat lebih, nikel bisa diproses di dalam negero seperti dilakukan oleh Inco dan Antam," katanya.

Kartini dan Pentingnya Mengelola Keuangan Keluarga



Sebagai ibu rumah tangga dan 'Manajer Keuangan' keluarga, setiap wanita memiliki tugas berat dalam mengelola dana yang jumlahnya terbatas. Meski konsumsi tidak bisa dihindari, jangan lupakan investasi! Investasi menjadi penting dalam mendukung kehidupan Anda kelak. Bagaimana menyediakan rumah sebagai tempat berteduh dan mempersiapkan biaya pendidikan buah hati hingga mereka mandiri.

Lisa Soemarto, Senior Financial Advisor, AFC Financial Check Up menuturkan, bagi keluarga muda penting untuk mendahulukan investasi ketimbang menjaga perilaku konsumtif. Jika Anda belum memiliki aset, adalah saat yang tepat untuk mengakumulasi kekayaan sejak dini.
Aset rumah adalah prioritas. Terlebih keluarga baru ini belum memiliki tanggungan. "Jika belum memiliki anak, dipersiapkan dulu. Apa sudah memiliki aset, rumah. Alangkah baiknya sudah tidak mengontrak lagi. Karena uang kontrakan bisa buat cicilan," ujar Lisa dalam acara 'Kartini Mengelola Keuangan' di Jakarta, Selasa (24/4/2012) malam.

Pinjaman dalam kepemilikan rumah, melalui KPR sangat disarankan Lisa. Karena pasangan muda tergolong produktif dan potensi risikonya relatif kecil.
"KPR disarankan, karena ini bukan utang konsumtif. Hindari utang yang bersifat konsumtif," sanggah Lisa. Namun jangan lupa, besaran cicilan rumah tidak disarankan melebihi 30% dari penghasilan bulanan.
Jika aset rumah sudah dimiliki, dengan atau tanpa KPR, Anda jangan lantas berhenti berinvestasi. Sisakan Ppenghasilan Anda, usai terpangkas cicilan rumah dan kebutuhan bulanan, untuk berinvestasi.

Produk reksa dana adalah anjuran AFC Financial Check Up, tentu masih ditambah akumulasi logam mulia dengan porsi yang ideal. Kenapa reksa dana? Produk ini menjadi investasi jangka panjang dengan imbal hasil atau iterbaik.

Hasil investasi reksa dana berserta return-nya, Anda bisa gunakan kelak saat anak membutuhkan biaya pendidikan, khususnya menjelang perguruan tinggi.
"Pasangan muda, investasi harus banyak. Apalagi mempersiapkan dana pendidikan anak, sedini mungkin lebih baik. Karena inflasi pendidikan di Indonesia sangat tinggi, diatas 10%, bahkan ada yang mencapai 20%," ujar Lisa.

"Pastikan pasangan muda memiliki cash flow yang positif. Di samping hal lain, mempersiapkan dana darurat yang jumlahnya enam kali gaji untuk satu keluarga. Dana ini ditaruh di akun yang gampang digunakan," tegasnya.

Banyak ragam reksa dana. Anda bisa memilih sesuai keinginan, profil risiko atau tujuan invetasi. Namun jika kebutuhan dana adalah 10-15 tahun mendatang, disarankan memilih reksa dana saham. Jenis ini menjanjikan imbal hasil paling tinggi, dibanding reksa dana campuran, terproteksi apalagi pasar uang. Namun reksa dana saham memiliki risiko tinggi.

"Karena konsep perencanaan itu adalah cicilan setiap bulan. Paling enak ya reksa dana. Ada juga investasi lain, logam mulia. Dan memang ada titik return (logam mulia) tidak melebihi 15%-20%. Sedangkan kita butuhnya lebih dari itu. Maka jangan banyak-banyak logam mulia," jelas Lisa.
"Kalau mau diversifikasi, bisa buka di beberapa produk reksa dana, dan jenisnya. Contoh reksa dana saham atau campuran," imbuhnya.
Jadi, mantapkan niat Anda dalam berinvestasi!

Market Flash eTrading


Pada perdagangan Selasa (24/4) Indeks Dow Jones ditutup naik 74 poin (+0.58%) ke 13,001.60 masih ditengah keluarnya laporan keuangan kuartal I-2012 dan data penjualan rumah baru yang tercatat melebihi estimasi semula.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$103.71 per barel di New York setelah American Petroleum Institute melaporkan penurunan persediaan minyak mentah di negara tersebut.
IHSG kemarin (24/4) ditutup naik 14 poin (+0.35%) ke level 4,170.35 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp359 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BBRI, PTBA, INTP, dan HRUM.

Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,199 per Dollar AS.
Secara teknikal, IHSG bergerak menguat dan kembali tutup di atas MA5-nya dengan resistance terdekatnya di 4,195.

Indikator stochastic masih bergerak downtrend sementara RSI mulai bergerak uptrend.
Pada perdagangan hari ini (25/4), IHSG diperkirakan akan cenderung menguat dan bergerak dikisaran 4,130-4,215 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. CPIN, ITMG, dan ADRO.

Tuesday, 24 April 2012

BBM Batal Naik, Ini 7 Arahan SBY!


Presiden SBY menyiapkan tujuh siasat untuk para menterinya dalam rangka menjaga perekonomian tetap sehat setelah batalnya kenaikan harga BBM subsidi 1 April 2012. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, SBY menginginkan agar target pertumbuan ekonomi 6,5% tahun ini tetap tercapai meskipun anggaran bakal tertekan oleh subsidi BBM yang melonjak akibat batalnya kenaikan BBM subsidi.

"Bapak presiden memimpin rapat paripurna bidang ekonomi dengan agenda pokok pelaksanaan APBN-P 2012 dan program-program di dalam mensukseskan pembangunan di 2012 ini," kata Hatta di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

"Jadi bagaimana upaya kita tetap mencapai pertumbuhan sesuai yang kita targetkan, yakni sekurang-kurangnya 6,5%," jelas Hatta. Lalu apa saja ketujuh arahan SBY kepada para menterinya?
Pertama, mendorong percepatan belanja sehingga dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini, Menkeu akan menterjemahkan dalam agenda-agenda aksi termasuk di dalamnya akan merampungkan perubahan Perpres Nomor 54 untuk mempercepat proses-proses pengadaan barang dan jasa yang lebih transparan dan akuntabel.

Kedua, menjaga tingkat daya beli masyarakat dengan menjaga laju inflasi pada tingkat yang rendah. Untuk itu, pemerintah menyiapkan langkah menahan inflasi. Langkah-langkahnya seperti menjaga ketersediaan bahan pangan pokok dan stabilitas harganya. Tim inflasi daerah dan Tim Inflasi BI serta Menko Perekonomian harus betul-betul memantau setiap kecepatan arus barang dan kemungkinan-kemungkinan terjadinya gangguan pasokan di daerah. "Ini tidak boleh terjadi sehingga tidak memicu terjadinya inflasi," kata Hatta.

Ketiga, mengoptimalkan program perlindungan sosial. Ini untuk menjaga daya beli masyarakat yang miskin tetap terjangkau. Kebijakannya aantara lain dengan Jamkesmas, program keluarga harapan, PNPM, BOS dan raskin serta program klaster keempat.
Keempat, kebijakan mendorong pertumbuhan investasi. Walaupun saat ini tidak atau belum menaikan BBM/tidak ada kenaikkan harga BBM, akan tetapi menurut Hatta, kuartal pertama investasi meningkat 32,8% dibanding kuartal yang sama tahun 2011. Dengan demikian maka target investasi di 2012 sebesar Rp 283 triliun diharapkan dicapai. Dengan langkah-langkah agenda aksi yang ditetapkan.

"Kuartal pertama sudah di atas 25 persen. Artinya lebih dari seperti empat. Biasanya pada kuartal berikutnya nanti trendnya akan meningkatkan," jelas Hatta.
Kelima, peningkatan daya saing terutama produk ekspor non migas melalui diversifikasi pasar tujuan ekspor dengan meningkatkan keberagaman dan kualitas produk. Dalam konteks meningkatkan daya saing ini, maka beban-beban logistik transportasi harus dikurangi. Dengan konteks ini, maka infrastruktur terutama pelabuhan, kecepatan arus barang, dan sebagainya menjadi perhatian utama. Itulah sebabnya modernisasi pelabuhan menjadi agenda utama dalam MP3EI. Ini harus diturunkan dalam rencana aksi.

Keenam, penguatan perdagangan di dalam negeri untuk menjaga kestabilan harga, kelancaran barang serta menciptakan iklim usaha yang sehat. Memperluas perdagangan dalam negeri.
"Jangan ada space yang besar dalam negeri kita diisi oleh impor yang tinggi. Untuk itu di samping daya saing maka kuncinya adalah sistem logistik, peningkatan konektivititas, serta membangun sistem distribusi dan pusat-pusat logistik sangat penting, pelabuhan dan sebagainya," tutur Hatta.
Lewat kebijakan tersebut, maka perdagangan antar pulau/antar provinsi menjadi akan terstimulus dengan adanya peningkatan konektivitas. Dalam hal ini pemerintah akan mengurangi hambatan-hambatan perdagangan dalam negeri, misalkan melarang perdagangan antar pulau karena ego daerah dan sebagainya. "Jadi memperlancar perdagangan dalam negeri untuk memberikan space market dalam negeri kita diisi oleh produk nasional," imbuh Hatta.

Ketujuh, mengendalikan produk impor yang berpotensi bisa menurunkan daya saing produk domestik. Ini termasuk juga kemungkinan peluang-peluang terjadinya barang-barang ilegal. Semuanya ini memperkuat bea cukai untuk melakukan fungsi pengawasan.

Tujuh 'Dosa Besar' dalam Berinvestasi

Sebagai seorang investor, siapakah musuh terbesar Anda? Jawabannya, diri Anda sendiri. Mengapa? Karena Anda mudah tergoda dan jatuh ke dalam godaan. Entah Anda itu termasuk investor yang terlalu sering bertransaksi, atau investor yang underperform dalam pengelolaan dana investasi. Disiplin diri dalam berinvestasi merupakan aset terbaik, sebaliknya kekurangan disiplin diri merupakan resiko terbesar Anda.
Ada tujuh dosa dalam berinvestasi dan mungkin Anda pernah melakukan ketujuhnya. Anda ingin berubah jadi investor yang lebih baik di masa depan? Inilah tujuh hal yang harus Anda hindari menurut penulis Motley Fool - Harvey Jones, dilansir dari Sydney Morning Herald, Rabu (25/4/2012).

1. Kemarahan
Emosi menutup kejernihan penilaian. Saat marah, Anda tidak bisa melihat hal lain dengan jernih. Banyak alasan dan penyebab investor emosi. Mungkin Anda baru saja mengalami perceraian yang mahal, membeli produk investasi terburuk atau melewatkan kesempatan bagus.
Anda marah dan untuk menutupi kerugian, Anda memutuskan lebih agresif. Jadi Anda melakukan hal-hal gila seperti trading valas, logam mulia atau mempertaruhkan uang Anda untuk penambang spekulatif beresiko tinggi. Selalu ada waktu dan tempat untuk investasi agresif, tapi ingat segalanya harus dilakukan dengan kepala dingin.

2. Serakah
Inilah dosa terberat investor. Serakah membuat Anda melepaskan investasi jangka panjang dengan imbal hasil layak untuk sebuah investasi saham fluktuatif. Keserakahan membuat beban investasi Anda semakin berat dengan berbagai potongan dan pajak karena Anda 'lari-lari' ke berbagai sektor investasi dan jenis saham.
Serakah itu tidak baik dan sejarah jadi bukti bahayanya keserakahan. Anda harus mampu mengekang insting manusia paling dasar ini jika ingin jadi investor sukses jangka panjang.

3. Lamban
Mungkin lamban merupakan salah satu dosa yang paling ringan. Investor lamban punya beberapa keuntungan. Mereka bisa menghemat biaya perantara dan pajak. Mereka menghindari membuat keputusan yang tergesa-gesa, misalnya menjual atau membeli saham buru-buru.
Tapi lamban berinvestasi bukan strategi pintar jika Anda tidak memanfaatkan waktu itu untuk riset baik buruknya produk investasi sebelum membeli. Atau terlalu malas hingga pengelolaan dana Anda terus-terusan underperform. Mau tetap lamban atau tumbuh, pilihan ada di tangan Anda.

4. Angkuh
Jika Anda pikir keberuntungan mengalir di dalam darah Anda, punya rahasia untuk kaya raya dari modal receh atau bisa menaklukkan pasar setiap tahunnya tanpa kegagalan, bersiaplah untuk terpuruk. Pasar modal itu kejam, tidak ada orang yang tahu segalanya. Jadi apa yang membuat Anda spesial dan merasa paling hebat?

5. Nafsu
Pasti Anda pernah merasakan ini ketika mendengar investasi yang menjanjikan pertumbuhan 10%, saham yang sedang ngetren, tambang emas baru atau dana yang bisa menghasilkan imbal dua kali lipat. Berinvestasilah dengan cerdas. Ingat, itu hanya nafsu sesaat.

6. Iri
Memangnya kenapa jika ada orang yang bisa membeli emas seharga US$ 600 per ons atau untung banyak karena sahamnya sedang naik? Setiap orang harus bisa mendapat penghasilan dari investasinya. Tunggu saja jika belum berhasil, kali ini bukan giliran Anda. Sabar, jangan iri atau buru-buru mengikuti strategi mereka. Nanti juga akan tiba giliran Anda.

7. Rakus
Pasar modal menawarkan berbagai pilihan yang menggiurkan. Dari yang menjanjikan imbal hasil tinggi, eksotisnya minyak, hingga logam mulia yang menyilaukan. Anda harus memilih dengan cermat. Pilih yang sesuai dengan selera investasi Anda dan yang benar-benar Anda mengerti. Lalu tinggal fokus untuk mengembangkannya. Tidak ada yang suka dengan orang rakus.

Cadangan Minyak RI Kalah Jauh Dibanding Nigeria


Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo (Alm) mengungkapkan cadangan minyak RI termasuk miskin di dunia. Bandingkan dengan Nigeria yang produksi minyak negara tersebut 10 kali lipat dari RI.

Hal tersebut tertuang dalam makalah bertajuk 'Ada Beberapa Cara untuk Mengurangi Subsidi Harga BBM' seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Rabu (25/4/2012). "Jangan membandingkan Indonesia dengan Nigeria. Cadangan minyak terbukti Nigeria 36 miliar barel dan Indonesia hanya 3,7 miliar barel. Produksi minyak Nigeria 2,6 juta barel per hari sedang RI 0,9 juta barel per hari," kata Widjajono.

"Dari sisi penduduk, Nigeria 136 juta dan Indonesia 241 juta sehingga konsumsi minyak Nigeria diperkirakan 0,65 juta barel per hari dan Indonesia 1,3 juta barel per hari. Jadi kalau penduduk Nigeria protes kenaikan BBM maka wajar saja," ungkap Widjajono.

Menurutnya, harga negara yang kaya akan minyak seperti Saudi dan Venezuela BBM-nya murah sekali. Produksi minyak Indonesia 2011 itu mencapai 902 ribu barel, ekspornya 361 ribu barel dan impornya 272 ribu barel dan BBM 499 ribu barel.

"Mengimpor minyak dan BBM 771 ribu barel per hari menunjukkan kita tidak kaya minyak. Padahal minyak adalah energi yang paling mahal. Orang yang tidak kaya tetapi memakai barang mahal pasti hidupnya susah," tutup Widjajono.

Seperti diketahui, Widjajono tutup usia ditengah pendakiannya di Gunung Tambora di Sumbawa, NTB. Widjajono meninggal diduga akibat serangan jantung. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih berumur 15 tahun.

Jelang 2014, Pengusaha Makin Getol Ekspor 'Tanah Air'


Ekspor mineral mentah-mentah masih dalam bentuk tanah utuh 'tanah air' menunjukan tren peningkatan. Para eksportir tambang menggenjot produksinya sebelum adanya ketentuan larangan ekspor mentah-mentah bahan tambang di 2014 sebagai konsekuensi UU Mineral dan Batubara. Pengamat pertambangan yang merupakan mantan Direktur Eksekutif Asosiasi Indonesian Mining Association IMA Priyo Pribadi Soemarno mengakui fenomena tersebut. Ia mencatat eskalasi kenaikan ekspor bahan tambang mentah terjadi setelah 2009 dan puncaknya di 2011.

"Masalahnya bukan semua orang ekspor, tapi lebih karena izin untuk tambang itu banyak, selama ini dibebaskan, orang berusaha mengembalikan modalnya sebelum dilarang. Laporan departemen perdagangan ini sejak 2009, pasca itu meningkat, terutama orang yang mengantongi izin tahun 2002 saat otonomi daerah," katanya kepada detikFinance, Rabu (25/4/2012)

Ia memahami mengapa para investor tambang tersebut menggenjot produksi mineral mentahnya sebagai ancang-ancang sebelum berlakunya UU Mineral dan Batubara di 2014. Menurutnya sektor pertambangan bidang yang perencanaan investasinya panjang, bagi investor yang mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) saat dimulainya otonomi daerah di 2002, maka mereka mau tidak mau harus menggenjot produksi mereka sebelum mengalami kerugian atau mengejar pengembalian modal eksplorasi.

Ia menambahkan, tahun 2012 ini memang terjadi peningkatan yang sama, dalam 2 bulan terakhir para eksportir tambang ini mulai mengerem. Misalnya eksportir bauksit yang resah dengan adanya peraturan menteri ESDM No 7 Tahun 2012 tentang peningkatan nilai tambah mineral melalui kegiatan pengolahan dan pemurnian mineral.

"Memang tingginya kenaikan itu dipicu oleh peraturan yang macam-macam, sehingga mereka mempercepat produksi, antara mencari dan menambang, kalau orang investasi pertambangan, kalau dia mau bisa bersaing di pasar, dia punya produksi agar pengembalian modal diperpanjang. Kalau peraturan mereka harus divestasi, dirubah, mereka ubah staretagi mempercepat untuk kembali modal. Sehingga ketika aturan itu berlaku mereka sudah untung," katanya.

Sebelumnya pengusaha penambangan menggugat Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 7 tahun 2012 ke Mahkamah Agung. Hal ini salah satu contoh aturan-aturan larang ekspor yang keluar menjelang berlakunya UU Mineral dan Batubara di 2014.

Pengusaha Bauksit dan Biji Besi merasa keberatan dengan Permen ESDM Nomor 7/2012 terutama menyangkut pasal 21 yang melarang pemegang izin usaha pertambangan (IUP) menjual bijih mineral keluar negeri sejak diberlakukannya peraturan menteri tersebut per 6 Februari 2012.
"Sekarang ini dengan ada peraturan baru orang mempercepat, ada batasan orang takut, yang ekspor tanah air itu sudah berjalan itu, akhirnya orang meningkatkan penjualan ekspor tanah air," katanya.

Laporan Keuangan Emiten Segarkan Wall Street


New York - Indeks-indeks acuan di Wall Street berhasil menguat dibantu laporan kinerja emitan yang positif, salah satunya 3M Co. Sayangnya, saham Apple menyeret Nasdaq ke zona merah. Saham produsen iPad yang sempat menanjak 6% di siang hari itu akhirnya berbalik arah sebelum penutupan perdagangan menjadi terkoreksi 2% ke level US$ 560,28 per lembar. Pasalnya, kinerja keuangan tiga bulan pertama tahun ini meleset dari prediksi Wall Street.

Saham perusahaan paling terkenal di dunia itu sudah jatuh secara perlahan sejak pekan lalu telah mencapai posisi tertingginya. Sepanjang tahun ini, saham Apple sudah menanjak 38%, tapi bandingkan dengan bulan lalu yang sudah naik 60%.

Sementara saham 3M naik cukup tinggi akibat laba yang tumbuh lebih tinggi dari estimasi, membuat indek Dow Jones berhasil menguat. Indeks dibantu juga oleh saham AT&T Inc.
Dalam musim laporan keuangan kali ini, rata-rata emiten mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dari prediksi. Sebanyak tiga perempat dari 153 perusahaan di S&P 500 sudah mencatat laba lebih tinggi dari estimasi.

"Laporan kinerja perusahaan-perusahaan AS cukup kuat. Sentimen negatif masih jadi perhatian investor, tapi positifnya kinerja (emiten) bisa memberi dukungan," kata Natalie Trunow, Kepala Investaso dari Calvert Investment Management di Bethesda, Maryland, dilansir dari Reuters, Rabu (25/4/2012).
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones bertambah 74,39 poin (0,58%) ke level 13.001,56. Indeks Standard & Poor's 500 naik 5,03 poin (0,37%) ke level 1.371,97. Tetapi Indeks Komposit Nasdaq menipis 8,85 poin (0,30%) ke level 2.961,60.