Tuesday, 25 September 2012

Tol Jakarta-Cikampek Naik 10%, Jasa Marga Kantongi Rp 2,75 Miliar/Hari

Jakarta - PT Jasa Marga Tbk berencana menaikkan tarif ruas tol Jakarta - Cikampek akhir September nanti. Kenaikkan tarif ini mendongkrak nilai pendapatan transaksi hingga Rp 2,75 miliar per hari dari sebelumnya Rp 2,5 miliar.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanuddin di acara sosialisasi Penetapan Kenaikkan Tarif Tol Jakarta Cikampek di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta Timur, Senin (24/9/12).

"Tarif Naik 10%, jadi kira-kira nanti transaksi Rp 2,75 miliar per hari," ungkapnya.

Sebelumnya, dengan lalu lintas harian hingga 500.000 kendaraan yang didominasi kendaraan golongan I, Hasanudin menambahkan, nilai transaksi tol Jakarta - Cikampek bisa mencapai Rp 2,5 miliar per hari.

"LHR (lalu lintas harian antara 400-500.000 per hari. Pendapatannya Japek (Jakarta Cikampek) itu Rp 2,5 miliar per hari," jelasnya.

Ruas tol Jakarta-Cikampek akan mengalami kenaikan tarif sebesar 10% pada akhir September ini. Besaran kenaikan itu masih sebatas usulan PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku pengelola ruas tol Jakarta-Cikampek.

Adapun besaran kenaikan adalah sesuai dengan besaran inflasi selama 2 tahun, kira-kira 10 %. Berikut ini besaran penyesuaian tarif tol Jakarta-Cikampek sebesar 10%:

Tarif tol saat ini:

Golongan 1: Rp 11.000Golongan 2: Rp 17.500Golongan 3: Rp 22.000Golongan 4: Rp 27.500Golongan 5: Rp 33.000

Tarif tol setelah kenaikan sebesar 10%:

Golongan 1: Rp 12.100Golongan 2: Rp 19.250Golongan 3: Rp 24.200Golongan 4: Rp 30.250Golongan 5: Rp 36.300

(zul/hen)


View the original article here

No comments:

Post a Comment